Mungkin kalian sering mengalami atau mungkin mendengar Bunyi *BEEP *pada
bios atau PC. Sebenarnya bunyi itu merupakan suatu pesan yg disampaikan
oleh bios/PC untuk menunjukkan suatu kesalahan pada hardware pc kalian.
Disini gw akan coba memberikan tanda-tanda ataupun keterangan mengenai
bunyi *BEEP *tersebut. Namun sebelumnya, harap dipastikan tipe dari bios
PC kalian.
*AMI-BIOS*
Beep 1x
RAM rusak atau tidak terpasang dengan benar.
Beep 6x Biasanya menunjukkan keyboard yang rusak, atau tidak terpasang
dengan benar
Beep 8x
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar pada slot.
Beep 11x
Checksum-Error. Periksalah baterai CMOS pada motherboard.
*Award-BIOS
*
Beep 1x panjang terus menerus
RAM rusak, atau tidak terpasang dengan benar.
Beep 1x panjang, 1x pendek Ada masalah dengan RAM atau Motherboard
Beep 1x panjang, 2x pendek
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 3x pendek
Keyboard rusak atau tidak terpasang dengan benar
Beep 1x panjang, 9x pendek Ada masalah dengan Bios / Bios rusak
Beep pendek Tak terputus
Ada masalah dengan penerimaan tegangan (power)
*Phoenix-BIOS*
Beep 1x-1x-4x
BIOS mengalami kerusakan.
Beep 1x-2x-1x
Motherboard rusak.
Beep 1x-3x-1x
Ram rusak atau tidak terpasang dengan benar.
Beep 3x-1x-1x
Motherboard rusak
Beep 3x-3x-4x
Graphic card rusak atau tidak terpasang dengan benar.
Apabila bagian yang bermasalah adalah RAM (memori) maka cabutlah memori
RAM tsb dan pasang lagi (apabila cara meletakkan RAM sebelumnya kurang
baik atau tidak pas atau bergeser karena komputer dipindah-pindah).
Perlakuan yang sama juga dapat dilakukan pada graphic card (kartu vga).
Apabila setelah memperbaiki letak periferal (RAM dan kartu vga) tetapi
bunyi beep masih berbunyi juga, kemungkinan besar periferal tersebut
mengalami kerusakkan, maka bisa dicoba dengan periferal lainnya, sebelum
membeli yang baru
Assalamuallaikum, Bismillahirrahmanirrahim, In the name of Allah, Most Gracious, Most Merciful Greatefully to Allah S.W.T because of the guidance and the mercy given, so I can start to build my blog. I want to say thank for all of my friends that support me to make this blog can be established
Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label tutorial. Tampilkan semua postingan
Selasa, 30 Maret 2010
Selasa, 09 Maret 2010
Membuat flash disk bisa auto scan virus sendiri
Yup USB/UFD merupakan alat bagi virus dan kawan-kawannya untuk menyebarkan dirinya, karena jika teman-teman mecolokkan USb teman-teman ke sebauh kompi yang sudah terinfeksi sebuah virus, maka dengan sendirinya virus tersebut akan menanamkan sebuah bibit virus ke dalam USB teman-teman yang akan segera berjalan ketika pertama kali dicolokkan lagi ke komputer yang lain...
Nah berikut adalah trik bagaimana membuat USB Flash disk teman - teman bias auto scan sendiri saat USB flash tman- teman di colokkan di sebuah komputer...
Pertama teman-teman harus mempersiapkan antivirus yang akan teman-teman gunakan di dalam USB teman-teman. Tapi diusahakan yagn size kecil ya, supaya kinerja USB nya gak dipengaruhi, contohnya pcmav, ansav dan laen-laen.
OK jika udah untuk pembuatannya ikuti langkah-langakh berikut:
1.ketik di notepad mantera berikut:
[AutoRun]
open=namaantivirus.exe
shellexecute=namaantivirus.exe
shell\Scan pakai alit antivirus!!!\command=namaantivirus.exe
shell=Scan pakai alit antivirus!!!
2.trus save dengan nama “autorun.inf”(gak pake tanda kutip) di flashdisk kita
sekarang tinggal kita copy aja antivirus yang mau kita masukin ke flashdisk..!!!
Tpai tolong diinget kalau copy jang di dalam folder, langsung di root flash disk saja OK.
Dah jadi deh…^_^!!
kalo mau scan virus tinggal double click aja tuh drive flashdisk kita!!
kalo kita klik kanan drive flashdisknya bakalan ada tambahan kata di atas kata
AUTOPLAY.
Scan PAKAI ALIT ANTIVIRUS!!!
kalo mau di ubah ya kita tinggal ganti aja kata-kata yang ada di dalam script…!
shell\kata-kata_anda\command=namaantivirus.exe
shell=kata-kata_anda
3. gimana cara buka flashdisknya ???
gak mungkin lah gak pada tau…tinggal klik kanan aja trus cari open…!
ngak bagus ya kalo di dalam flashdisk kita ada keliatan nama file AUTORUN n’antivirusnya…
ngerusak pemandangan gitu loh….
kalo gitu tinggal kita ubah aja attributnya jadi super hidden…
caranya…???
buka RUN dari start menu
terus ketik cmd
masuk ke dalam drive flashdisk (biasanya drive f:)
udah gitu ya kita tulis commandnya
f:\>attrib +h +s namaantivirus.exe (buat hidden antivirusnya)
f:\>attrib +h +s autorun.inf (buat hidden file autorun)
SEMOGA BERMANFAAT :)
Nah berikut adalah trik bagaimana membuat USB Flash disk teman - teman bias auto scan sendiri saat USB flash tman- teman di colokkan di sebuah komputer...
Pertama teman-teman harus mempersiapkan antivirus yang akan teman-teman gunakan di dalam USB teman-teman. Tapi diusahakan yagn size kecil ya, supaya kinerja USB nya gak dipengaruhi, contohnya pcmav, ansav dan laen-laen.
OK jika udah untuk pembuatannya ikuti langkah-langakh berikut:
1.ketik di notepad mantera berikut:
[AutoRun]
open=namaantivirus.exe
shellexecute=namaantivirus.exe
shell\Scan pakai alit antivirus!!!\command=namaantivirus.exe
shell=Scan pakai alit antivirus!!!
2.trus save dengan nama “autorun.inf”(gak pake tanda kutip) di flashdisk kita
sekarang tinggal kita copy aja antivirus yang mau kita masukin ke flashdisk..!!!
Tpai tolong diinget kalau copy jang di dalam folder, langsung di root flash disk saja OK.
Dah jadi deh…^_^!!
kalo mau scan virus tinggal double click aja tuh drive flashdisk kita!!
kalo kita klik kanan drive flashdisknya bakalan ada tambahan kata di atas kata
AUTOPLAY.
Scan PAKAI ALIT ANTIVIRUS!!!
kalo mau di ubah ya kita tinggal ganti aja kata-kata yang ada di dalam script…!
shell\kata-kata_anda\command=namaantivirus.exe
shell=kata-kata_anda
3. gimana cara buka flashdisknya ???
gak mungkin lah gak pada tau…tinggal klik kanan aja trus cari open…!
ngak bagus ya kalo di dalam flashdisk kita ada keliatan nama file AUTORUN n’antivirusnya…
ngerusak pemandangan gitu loh….
kalo gitu tinggal kita ubah aja attributnya jadi super hidden…
caranya…???
buka RUN dari start menu
terus ketik cmd
masuk ke dalam drive flashdisk (biasanya drive f:)
udah gitu ya kita tulis commandnya
f:\>attrib +h +s namaantivirus.exe (buat hidden antivirusnya)
f:\>attrib +h +s autorun.inf (buat hidden file autorun)
SEMOGA BERMANFAAT :)
Jumat, 05 Maret 2010
Mengenal RFID
RFID atau Radio Frequency Identification, adalah suatu metode yang mana bisa digunakan untuk menyimpan atau menerima data secara jarak jauh dengan menggunakan suatu piranti yang bernama RFID tag atau transponder. Suatu RFID tag adalah sebuah benda kecil, misalnya berupa stiker adesif, dan dapat ditempelkan pada suatu barang atau produk. RFID tag berisi antena yang memungkinkan mereka untuk menerima dan merespon terhadap suatu query yang dipancarkan oleh suatu RFID transceiver.Sejarah RFID tag Beberapa orang berpikir bahwa device pertama ditemukan oleh Leon Theremin sebagai suatu tool spionase untuk pemerintahan Rusia sekitar tahun 1945. Hal ini tidak benar sepenuhnya karena alamat Theremin ini sebenarnya suatu alat pendengar yang pasif dan bukan merupakan
suatu identification tag. Teknologi yang digunakan oleh RFID sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 1920 an. Suatu teknologi yang lebih dekat dengan RFID, yang dinamakan IFF transponder, beroperasi pada tahun 1939 dan digunakan oleh Inggris pada Perang Dunia II untuk mengenali pesawat udara musuh atau teman.
Beberapa tipe dari RFID tag RFID tag dapat bersifat aktif atau pasif. RFID tag yang pasif tidak memiliki power supply sendiri. Dengan hanya berbekal induksi listrik yang ada pada antena yang disebabkan oleh
adanya frekuensi radio scanning yang masuk, sudah cukup untuk memberi kekuatan yang cukup
bagi RFID tag untuk mengirimkan respon balik. Sehubungan dengan power dan biaya, maka
respon dari suatu RFID yang pasif biasanya sederhanya, hanya nomor ID saja. Dengan tidak
adanya power supply pada RFID tag yang pasif maka akan menyebabkan semakin kecilnya
ukuran dari RFID tag yang mungkin dibuat. Beberapa RFID komersial yang saat ini sudah
beredar di pasaran ada yang bisa diletakkan di bawah kulit. Pada tahun 2005 tercatat bahwa
RFID tag terkecil berukuran 0.4 mm x 0.4 mm dan lebih tipis daripada selembar kertas. Dengan
ukuran sekian maka secara praktis benda tersebut tidak akan terlihat oleh mata. RFID tag yang
pasif ini memiliki jarak jangkauan yang berbeda mulai dari 10 mm sampai dengan 6 meter.
RFID tag yang aktif, di sisi lain harus memiliki power supply sendiri dan memiliki jarak
jangkauan yang lebih jauh. Memori yang dimilikinya juga lebih besar sehingga bisa menampung
berbagai macam informasi di dalamnya. Sampai tulisan ini dipublikasikan, ukuran terkecil dari
RFID tag yang aktif ini ada yang sebesar koin. Jarak jangkauan dari RFID tag yang aktif ini bisa
sampai sekitar 10 meter dan dengan umur baterai yang bisa mencapai beberapa tahun lamanya.
RFID tag yang pasif harganya bisa lebih murah untuk diproduksi dan tidak bergantung pada
baterai. RFID tag yang banyak beredar sekarang adalah RFID tag yang sifatnya pasif. Pada tahun
2004, harga dari RFID tag yang pasif sekitar USD$ 0.40. Nantinya harga dari RFID tag ini akan
ditekan sampai dengan USD$ 0.05 agar RFID tag ini bisa tersedia secara luas dan bisa
dipergunakan dimana saja. Sayangnya para pembuat chip masih belum mampu dan demand
terhadap device ini masih rendah sehingga harganya juga belum bisa turun. Menurut analisa dari
perusahaan riset independen seperti Gartner dan Forrester Research sepakat bahwa harga USD$
0.10 dari device ini hanya akan bisa dicapai dalam waktu 6-8 tahun. Meskipun demikian, dengan
menggunakan teknologi manufaktur baru, mampu untuk menurunkan harga dari RFID tag ini.
Ada empat macam RFID tag yang sering digunakan bila dikategorikan berdasarkan frekuensi
radio, yaitu:
• low frequency tag (antara 125 ke 134 kHz)
• high frequency tag (13.56 MHz)
• UHF tag (868 sampai 956 MHz)
• Microwave tag (2.45 GHz)
UHF tag tidak bisa digunakan secara global, karena tidak ada peraturan global yang mengatur
penggunaannya. Sistem RFID
Suatu sistem RFID dapat terdiri dari beberapa komponen, seperti tag, tag reader, tag
programming station, circulation reader, sorting equipment dan tongkat inventory tag. Keamanan dapat dicapai dengan dua cara. Pintu security dapat melakukan query untuk menentukan status keamanan atau RFID tag-nya berisi bit security yang bisa menjadi on atau off pada saat didekatkan ke reader station.
Kegunaan dari sistem RFID ini adalah untuk mengirimkan data dari piranti portable, yang dinamakan tag, dan kemudian dibaca oleh RFID reader dan kemudian diproses oleh aplikasi komputer yang membutuhkannya. Data yang dipancarkan dan dikirimkan tadi bisa berisi beragam informasi, seperti ID, informasi lokasi atau informasi lainnya seperti harga, warna, tanggal pembelian dan lain sebagainya. Penggunaan RFID untuk maksud tracking pertama kali digunakan sekitar tahun 1980 an. RFID dengan cepat mendapat perhatian karena kemampuannya
dalam men-tracking atau melacak object yang bergerak. Seiring dengan perkembangan teknologi, maka teknologi RFID sendiripun juga berkembang sehingga nantinya penggunaan RFID bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Dalam suatu sistem RFID sederhana, suatu object dilengkapi dengan tag yang kecil dan murah.
Tag tersebut berisi transponder dengan suatu chip memori digital yang di dalamnya berisi sebuah kode produk yang sifatnya unik. Sebaliknya, interrogator, suatu antena yang berisi transceiver dan decoder, memancarkan sinyal yang bisa mengaktifkan RFID tag sehingga dia dapat membaca dan menulis data ke dalamnya. Ketika suatu RFID tag melewati suatu zone elektromagnetis, maka dia akan mendeteksi sinyal aktivasi yang dipancarkan oleh si reader. Reader akan men-decode data yang ada pada tag dan kemudian data tadi akan diproses oleh komputer.
Kita ambil contoh sekarang misalnya buku-buku yang ada pada perpustakaan. Pintu security bisa mendeteksi buku-buku yang sudah dipinjam atau belum. Ketika seorang user mengembalikan buku, security bit yang ada pada RFID tag buku tersebut akan di-reset dan recordnya di ILS secara otomatis akan di-update. Pada beberapa solusi yang berbasis RFID maka slip pengembaliannya bisa di-generate secara otomatis pula. RFID juga mempermudah orang untuk menyortir barang. Software gratis mengenai RFID beserta demo-nya bisa didownload dari alamat http://www.rfid.ac/download.php?list.4
suatu identification tag. Teknologi yang digunakan oleh RFID sendiri sebenarnya sudah ada sejak tahun 1920 an. Suatu teknologi yang lebih dekat dengan RFID, yang dinamakan IFF transponder, beroperasi pada tahun 1939 dan digunakan oleh Inggris pada Perang Dunia II untuk mengenali pesawat udara musuh atau teman.
Beberapa tipe dari RFID tag RFID tag dapat bersifat aktif atau pasif. RFID tag yang pasif tidak memiliki power supply sendiri. Dengan hanya berbekal induksi listrik yang ada pada antena yang disebabkan oleh
adanya frekuensi radio scanning yang masuk, sudah cukup untuk memberi kekuatan yang cukup
bagi RFID tag untuk mengirimkan respon balik. Sehubungan dengan power dan biaya, maka
respon dari suatu RFID yang pasif biasanya sederhanya, hanya nomor ID saja. Dengan tidak
adanya power supply pada RFID tag yang pasif maka akan menyebabkan semakin kecilnya
ukuran dari RFID tag yang mungkin dibuat. Beberapa RFID komersial yang saat ini sudah
beredar di pasaran ada yang bisa diletakkan di bawah kulit. Pada tahun 2005 tercatat bahwa
RFID tag terkecil berukuran 0.4 mm x 0.4 mm dan lebih tipis daripada selembar kertas. Dengan
ukuran sekian maka secara praktis benda tersebut tidak akan terlihat oleh mata. RFID tag yang
pasif ini memiliki jarak jangkauan yang berbeda mulai dari 10 mm sampai dengan 6 meter.
RFID tag yang aktif, di sisi lain harus memiliki power supply sendiri dan memiliki jarak
jangkauan yang lebih jauh. Memori yang dimilikinya juga lebih besar sehingga bisa menampung
berbagai macam informasi di dalamnya. Sampai tulisan ini dipublikasikan, ukuran terkecil dari
RFID tag yang aktif ini ada yang sebesar koin. Jarak jangkauan dari RFID tag yang aktif ini bisa
sampai sekitar 10 meter dan dengan umur baterai yang bisa mencapai beberapa tahun lamanya.
RFID tag yang pasif harganya bisa lebih murah untuk diproduksi dan tidak bergantung pada
baterai. RFID tag yang banyak beredar sekarang adalah RFID tag yang sifatnya pasif. Pada tahun
2004, harga dari RFID tag yang pasif sekitar USD$ 0.40. Nantinya harga dari RFID tag ini akan
ditekan sampai dengan USD$ 0.05 agar RFID tag ini bisa tersedia secara luas dan bisa
dipergunakan dimana saja. Sayangnya para pembuat chip masih belum mampu dan demand
terhadap device ini masih rendah sehingga harganya juga belum bisa turun. Menurut analisa dari
perusahaan riset independen seperti Gartner dan Forrester Research sepakat bahwa harga USD$
0.10 dari device ini hanya akan bisa dicapai dalam waktu 6-8 tahun. Meskipun demikian, dengan
menggunakan teknologi manufaktur baru, mampu untuk menurunkan harga dari RFID tag ini.
Ada empat macam RFID tag yang sering digunakan bila dikategorikan berdasarkan frekuensi
radio, yaitu:
• low frequency tag (antara 125 ke 134 kHz)
• high frequency tag (13.56 MHz)
• UHF tag (868 sampai 956 MHz)
• Microwave tag (2.45 GHz)
UHF tag tidak bisa digunakan secara global, karena tidak ada peraturan global yang mengatur
penggunaannya. Sistem RFID
Suatu sistem RFID dapat terdiri dari beberapa komponen, seperti tag, tag reader, tag
programming station, circulation reader, sorting equipment dan tongkat inventory tag. Keamanan dapat dicapai dengan dua cara. Pintu security dapat melakukan query untuk menentukan status keamanan atau RFID tag-nya berisi bit security yang bisa menjadi on atau off pada saat didekatkan ke reader station.
Kegunaan dari sistem RFID ini adalah untuk mengirimkan data dari piranti portable, yang dinamakan tag, dan kemudian dibaca oleh RFID reader dan kemudian diproses oleh aplikasi komputer yang membutuhkannya. Data yang dipancarkan dan dikirimkan tadi bisa berisi beragam informasi, seperti ID, informasi lokasi atau informasi lainnya seperti harga, warna, tanggal pembelian dan lain sebagainya. Penggunaan RFID untuk maksud tracking pertama kali digunakan sekitar tahun 1980 an. RFID dengan cepat mendapat perhatian karena kemampuannya
dalam men-tracking atau melacak object yang bergerak. Seiring dengan perkembangan teknologi, maka teknologi RFID sendiripun juga berkembang sehingga nantinya penggunaan RFID bisa digunakan untuk kehidupan sehari-hari. Dalam suatu sistem RFID sederhana, suatu object dilengkapi dengan tag yang kecil dan murah.
Tag tersebut berisi transponder dengan suatu chip memori digital yang di dalamnya berisi sebuah kode produk yang sifatnya unik. Sebaliknya, interrogator, suatu antena yang berisi transceiver dan decoder, memancarkan sinyal yang bisa mengaktifkan RFID tag sehingga dia dapat membaca dan menulis data ke dalamnya. Ketika suatu RFID tag melewati suatu zone elektromagnetis, maka dia akan mendeteksi sinyal aktivasi yang dipancarkan oleh si reader. Reader akan men-decode data yang ada pada tag dan kemudian data tadi akan diproses oleh komputer.
Kita ambil contoh sekarang misalnya buku-buku yang ada pada perpustakaan. Pintu security bisa mendeteksi buku-buku yang sudah dipinjam atau belum. Ketika seorang user mengembalikan buku, security bit yang ada pada RFID tag buku tersebut akan di-reset dan recordnya di ILS secara otomatis akan di-update. Pada beberapa solusi yang berbasis RFID maka slip pengembaliannya bisa di-generate secara otomatis pula. RFID juga mempermudah orang untuk menyortir barang. Software gratis mengenai RFID beserta demo-nya bisa didownload dari alamat http://www.rfid.ac/download.php?list.4
Kamis, 11 Februari 2010
Instalasi dan konfigurasi DNS Server dengan Bind9 pada ubuntu server 9.10
Pada artikel sebelumnya saya sudah bahas cara instalasi Apache, MySql dan PHP. sekarang saya ingin melanjutkan dengan cara istalasi dan konfigurasi Bind9 agar dapat menjadi DNS server lokal pada jaringan (LAN) anda.
Parameter yang saya gunakan kali ini :
Nama Host : websaya.com
IP Host : 10.0.0.253
langsung saja saya mulai langkah-langkah untuk melakukan instalasi dan konfigurasi Bind9 sebagai DNS server lokal :
Install bind dengan perintah :
$ sudo aptitude install bind9
langkah selanjutnya adalah meng-edit file named.conf menggunakan editor nano (anda boleh menggunakan editor apa saja yg anda suka) dengan perintah:
$ sudo nano /etc/bind/named.conf
lalu tambahkan zonenya (sesuaikan dengan kondisi server anda).
zone "websaya.com" IN {
type master;
file "/etc/bind/websaya.com.db";
allow-update { none; };
};
zone "0.0.10.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "/etc/bind/websaya.com-ptr.db";
allow-update { none; };
};
Kalau anda telah selesai mengedit file named.conf sesuai dengan kondisi jaringan anada, anda dapat simpan konfigurasi diatas. Setelah itu buatlah 2 file yang ada pada file named.conf yang tadi anda buat (dalam contoh ini adalah websaya.com.db dan websaya.com-ptr.db). Pertama-tama buat dahulu file websaya.com.db :
$ sudo nano /etc/bind/websaya.com.db
dan isikan dengan :
$TTL 604800
@ IN SOA websaya.com. admin.websaya.com. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS ns.websaya.com.
@ IN A 10.0.0.253
localhost IN A 127.0.0.1
www IN A 10.0.0.253
ns IN A 10.0.0.253
lalu buat file konfigurasi kedua, yaitu websaya.com-ptr.db :
$ sudo nano /etc/bind/websaya.com-ptr.db
dan isikan dengan parameter :
$TTL 604800
@ IN SOA websaya.com. root.websaya.com. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
IN NS ns.websaya.com
2 IN PTR websaya.com.
kalau sudah selesai, simpan konfigurasi yang tadi telah anda masukan. Setelah itu, anda harus mengedit lagi beberapa file agar semua berhasil dengan baik. File selanjutnya yang akan di edit adalah file /etc/hosts :
$ sudo nano /etc/hosts
lalu edit sesuai dengan parameter server anda :
127.0.0.1 localhost
10.0.0.253 websaya.com server
simpan kembali perubahan yang anda telah buat. file selanjutnya yang akan diedit adalah file resolv.conf :
$ sudo nano /etc/resolv.conf
isikan parameter seperti dibawah ini (anda sesuaikan dengan pamameter server anda) :
domain websaya.com
search websaya.com
nameserver 10.0.0.253
simpan kembali perubahan yang anda telah buat. file selanjutnya yang akan diedit adalah file named.conf.options :
options {
directory "/var/cache/bind";
forwarders {
203.153.118.10; <—- IP DNS Server ISP anda
};
auth-nxdomain yes; # conform to RFC1035
listen-on-v6 { any; };
};
Ubah DNS server sesuai dengan parameter DNS dari ISP anda dan kalau sudah selesai, anda simpan file tersebut. Proses konfigurasi telah selesai. Restart Bind :
$ sudo /etc/init.d/bind9 restart
Tes konfigurasi dengan menggunakan perintah nslookup, host maupun dig :
nslookup www.websaya.com
Hasilnya :
Server: 10.0.0.253
Address: 10.0.0.253#53
Name: www.websaya.com
Address: 10.0.0.253
host websaya.com
hasilnya
websaya.com has address 10.0.0.253
dig websaya.com
; <<>> DiG 9.6.1-P2 <<>> websaya.com
;; global options: +cmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 33774
;; flags: qr aa rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 1, AUTHORITY: 1, ADDITIONAL: 1
;; QUESTION SECTION:
;websaya.com. IN A
;; ANSWER SECTION:
websaya.com. 604800 IN A 10.0.0.253
;; AUTHORITY SECTION:
websaya.com. 604800 IN NS ns.websaya.com.
;; ADDITIONAL SECTION:
ns.websaya.com. 604800 IN A 10.0.0.253
;; Query time: 0 msec
;; SERVER: 10.0.0.253#53(10.0.0.253)
;; WHEN: Wed Dec 30 14:19:54 2009
;; MSG SIZE rcvd: 88
Selamat mencoba. kalau ada kesalahan, saya mohon maaf karena saya juga masih belajar.
Parameter yang saya gunakan kali ini :
Nama Host : websaya.com
IP Host : 10.0.0.253
langsung saja saya mulai langkah-langkah untuk melakukan instalasi dan konfigurasi Bind9 sebagai DNS server lokal :
Install bind dengan perintah :
$ sudo aptitude install bind9
langkah selanjutnya adalah meng-edit file named.conf menggunakan editor nano (anda boleh menggunakan editor apa saja yg anda suka) dengan perintah:
$ sudo nano /etc/bind/named.conf
lalu tambahkan zonenya (sesuaikan dengan kondisi server anda).
zone "websaya.com" IN {
type master;
file "/etc/bind/websaya.com.db";
allow-update { none; };
};
zone "0.0.10.in-addr.arpa" IN {
type master;
file "/etc/bind/websaya.com-ptr.db";
allow-update { none; };
};
Kalau anda telah selesai mengedit file named.conf sesuai dengan kondisi jaringan anada, anda dapat simpan konfigurasi diatas. Setelah itu buatlah 2 file yang ada pada file named.conf yang tadi anda buat (dalam contoh ini adalah websaya.com.db dan websaya.com-ptr.db). Pertama-tama buat dahulu file websaya.com.db :
$ sudo nano /etc/bind/websaya.com.db
dan isikan dengan :
$TTL 604800
@ IN SOA websaya.com. admin.websaya.com. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
@ IN NS ns.websaya.com.
@ IN A 10.0.0.253
localhost IN A 127.0.0.1
www IN A 10.0.0.253
ns IN A 10.0.0.253
lalu buat file konfigurasi kedua, yaitu websaya.com-ptr.db :
$ sudo nano /etc/bind/websaya.com-ptr.db
dan isikan dengan parameter :
$TTL 604800
@ IN SOA websaya.com. root.websaya.com. (
1 ; Serial
604800 ; Refresh
86400 ; Retry
2419200 ; Expire
604800 ) ; Negative Cache TTL
;
IN NS ns.websaya.com
2 IN PTR websaya.com.
kalau sudah selesai, simpan konfigurasi yang tadi telah anda masukan. Setelah itu, anda harus mengedit lagi beberapa file agar semua berhasil dengan baik. File selanjutnya yang akan di edit adalah file /etc/hosts :
$ sudo nano /etc/hosts
lalu edit sesuai dengan parameter server anda :
127.0.0.1 localhost
10.0.0.253 websaya.com server
simpan kembali perubahan yang anda telah buat. file selanjutnya yang akan diedit adalah file resolv.conf :
$ sudo nano /etc/resolv.conf
isikan parameter seperti dibawah ini (anda sesuaikan dengan pamameter server anda) :
domain websaya.com
search websaya.com
nameserver 10.0.0.253
simpan kembali perubahan yang anda telah buat. file selanjutnya yang akan diedit adalah file named.conf.options :
options {
directory "/var/cache/bind";
forwarders {
203.153.118.10; <—- IP DNS Server ISP anda
};
auth-nxdomain yes; # conform to RFC1035
listen-on-v6 { any; };
};
Ubah DNS server sesuai dengan parameter DNS dari ISP anda dan kalau sudah selesai, anda simpan file tersebut. Proses konfigurasi telah selesai. Restart Bind :
$ sudo /etc/init.d/bind9 restart
Tes konfigurasi dengan menggunakan perintah nslookup, host maupun dig :
nslookup www.websaya.com
Hasilnya :
Server: 10.0.0.253
Address: 10.0.0.253#53
Name: www.websaya.com
Address: 10.0.0.253
host websaya.com
hasilnya
websaya.com has address 10.0.0.253
dig websaya.com
; <<>> DiG 9.6.1-P2 <<>> websaya.com
;; global options: +cmd
;; Got answer:
;; ->>HEADER<<- opcode: QUERY, status: NOERROR, id: 33774
;; flags: qr aa rd ra; QUERY: 1, ANSWER: 1, AUTHORITY: 1, ADDITIONAL: 1
;; QUESTION SECTION:
;websaya.com. IN A
;; ANSWER SECTION:
websaya.com. 604800 IN A 10.0.0.253
;; AUTHORITY SECTION:
websaya.com. 604800 IN NS ns.websaya.com.
;; ADDITIONAL SECTION:
ns.websaya.com. 604800 IN A 10.0.0.253
;; Query time: 0 msec
;; SERVER: 10.0.0.253#53(10.0.0.253)
;; WHEN: Wed Dec 30 14:19:54 2009
;; MSG SIZE rcvd: 88
Selamat mencoba. kalau ada kesalahan, saya mohon maaf karena saya juga masih belajar.
Minggu, 31 Mei 2009
geratis - geratis - geratis lagiiii...
Geratisan kali ini adalah beberapa ebook yang keren sekali.. ada majalah ada buku....
silakan downloaaad...
1. PC magazine edisi juni 2009 (untuk mendownload klik aja gambarnya)

2. Hand book elektrical calculation (untuk mendownload tinggal klik gambar)

3. Thai restorant cook book (untuk mendownload klik aja gambarnya)

4. pemrograman visual basic
download ... buku 1, buku 2, buku 3,
5. Tutorial VBnet
download ... buku1, buku2
silakan downloaaad...
1. PC magazine edisi juni 2009 (untuk mendownload klik aja gambarnya)

2. Hand book elektrical calculation (untuk mendownload tinggal klik gambar)

3. Thai restorant cook book (untuk mendownload klik aja gambarnya)

4. pemrograman visual basic
download ... buku 1, buku 2, buku 3,
5. Tutorial VBnet
download ... buku1, buku2
Labels:
buku,
ebook,
free,
free download,
magazine,
majalah,
tutorial
Posted by
isusay
Jam
06.52
Tidak ada komentar:
Langganan:
Postingan (Atom)