Minggu, 03 Juli 2016

shodaqotun jariyah



DULU, di Madinah, tidak terlalu jauh dari masjid Nabawi, ada sebuah properti sebidang tanah dengan sumur yang tidak pernah kering sepanjang tahun. Sumur itu dikenal dengan nama :Sumur Ruma (The Well of Ruma) karena dimiliki seorang Yahudi bernama Ruma.

Sang Yahudi menjual air kepada penduduk Madinah, dan setiap hari orang antri untuk membeli airnya. Di waktu waktu tertentu sang Yahudi menaikkan seenaknya harga airnya, dan rakyat Medinahpun terpaksa harus tetap membelinya. karena hanya sumur inilah yang tidak pernah kering.

Melihat kenyataan ini, Rasulullah berkata, "kalau ada yang bisa membeli sumur ini, balasannya adalah Surga". Seorang sahabat nabi bernama Usman bin Affan mendekati sang Yahudi. Usman menawarkan untuk membeli sumurnya. Tentu saja Ruma sang Yahudi menolak. Ini adalah bisnisnya, dan ia mendapat banyak uang dari bisnisnya.

Tetapi Usman bukan hanya pebisnis sukses yang kaya raya, tetapi ia juga negosiator ulung. Ia bilang kepada Ruma, "aku akan membeli setengah dari sumur mu dengan harga yang pantas, jadi kita bergantian menjual air, hari ini kamu, besok saya" Melalui negosiasi yang sangat ketat, akhirnya sang Yahudi mau menjual sumurnya senilai 1 juta Dirham dan memberikan hak pemasaran 50% kepada Usman bin Affan.

Apa yang terjadi setelahnya membuat sang Yahudi merasa keki. Ternyata Usman menggratiskan air tersebut kepada semua penduduk Madinah. Pendudukpun mengambil air sepuas puasnya sehingga hari kesokannya mereka tidak perlu lagi membeli air dari Ruma sang Yahudi. Merasa kalah, sang Yahudi akhirnya menyerah, ia meminta sang Usman untuk membeli semua kepemilikan sumur dan tanahnya. Tentu saja Usman harus membayar lagi seharga yang telah disepakati sebelumnya.

Hari ini, sumur tersebut dikenal dengan nama Sumur Usman, atau The Well of Usman. Tanah luas sekitar sumur tersebut menjadi sebuah kebun kurma yang diberi air dari sumur Usman. Kebun kurma tersebut dikelola oleh badan wakaf pemerintah Saudi sampai hari ini. Kurmanya dieksport ke berbagai negara di dunia, hasilnya diberikan untuk yatim piatu, dan pendidikan. Sebagian dikembangkan menjadi hotel dan proyek proyek lainnya, sebagian lagi dimasukkan kembali kepada sebuah rekening tertua di dunia atas nama Usman bin Affan. Hasil kelolaan kebun kurma dan grupnya yang di saat ini menghasilkan 50 juta Riyal pertahun (atau setara 200 Milyar pertahun)

Sang Yahudi tidak akan penah menang. Kenapa?

Karena visinya terlalu dangkal. Ia hanya hidup untuk masa kini, masa ia ada di dunia. Sedangkan visi dari Usman Bin Affan adalah jauh kedepan. Ia berkorban untuk menolong manusia lain yang membutuhkan dan ia menatap sebuah visi besar yang bernama Shadaqatun Jariyah, sedekah berkelanjutan.
Sebuah shadaqah yang tidak pernah berhenti, bahkan pada saat manusia sudah mati.

Masya' Allahjariyah

Selasa, 07 Juni 2016

KEAJAIBAN TEPUNG TERIGU

Pada suatu hari saya memasak jagung dan menusukkan garpu ke jagung yang sedang direbus air mendidih itu, untuk melihat apakah sudah matang. Tetapi garpu itu meleset dan malah tangan saya yang masuk ke air mendidih itu .......

Teman saya, seorang veteran tentara Vietnam, masuk kedalam rumah ketika saya sedang menjerit kesakitan. Dia bertanya, apakah saya punya tepung terigu. Saya ambil sekantung terigu dan teman saya langsung memasukkan tangan saya yang kena air panas itu ke kantung terigu itu....
Dia minta saya membiarkan tangan itu terendam tepung terigu selama 10 menit. Dia bercerita bahwa di Vietnam ada orang yang terbakar. Orang2 lain panik dan tanpa sengaja melemparkan sekarung terigu ke tubuh orang itu untuk memadamkan api ditubuhnya.....

Ternyata bukan saja apinya padam, tapi tubuh orang itu sama sekali tidak melepuh kena api.
Maka saya pun merendam tangan saya selama 10 menit di kantung terigu itu.

Ketika saya tarik keluar tangan itu, kulitnya sama sekali tidak ada yang merah atau melepuh, dan TIDAK SAKIT.

Sekarang saya selalu menyediakan sekantung tepung terigu di lemari es dan tiap kali tangan saya terkena panas, saya masukkan ke kantung terigu itu.
Kulit saya tidak pernah satu kalipun menjadi merah, hitam ataupun melepuh.*) Tepung dingin lebih enak/nyaman rasanya daripada tepung hangat (suhu kamar).

Simpanlah selalu sekantung tepung terigu di lemari es. Suatu saat anda akan bersyukur bahwa ada terigu di sana. Ketika lidah saya terbakar minuman panas, saya bubuhi tepung terigu dan dibiarkan selama 10 menit. Ternyata sakitnya hilang dan tidak ada bekas terbakar.

Cobalah...!! Janganlah siram bagian tubuh yang terbakar dengan Air Dingin dulu. Tapi Langsung masukkan dan rendam di kantung tepung terigu selama 10 menit, dan saksikanlah/ rasakanlah suatu keajaiban.


JANGAN LUPA BERBAGI
Dr.Reahanul Bahrain.


@ SEMOGA BERMANFAAT.🚀
By. Rosidi/ Yysn azka gading Indonesia

Selasa, 31 Mei 2016

10 Nasehat untuk para pengguna sosmed...

✔ 10 Nasihat Penting Untuk Para Pengguna BB , WhatsApp dan yang sejenis dengannya.

Oleh: Abu Haitsam al-Bantani, Lc

✅ Nasihat Pertama :
Ikhlash.

Jadikanlah media ini sebagai sarana untuk meraih ridha Allah Ta'ala, bukan untuk mendapatkan pujian dari manusia, ajang ujub, takabbur, maksiat, dan lain sebagainya.

✅ Nasihat Kedua :
Tabayyun.

Periksalah terlebih dahulu kebenaran informasi yang ingin Anda sampaikan, jangan tergesa-gesa, karena berhati-hati dalam menyampaikan informasi merupakan akhlak mulia seorang mukmin.

✅ Nasihat Ketiga :
Jangan Berdusta.

Ketika Anda hendak mengirim artikel, video, dll, dengan niat agar saudaramu terhibur dengannya itu hal yang sangat baik, namun tinggalkanlah jika hal tersebut harus dibangun di atas kedustaan.

✅ Nasihat Keempat :
Timbang Maslahat dan Mafsadahnya.

Jika yang ingin Anda sampaikan ada sisi baik dan ada sisi buruknya, sebaiknya tidak dulu disebarkan, karena mencegah sisi buruk lebih didahulukan dari mendapatkan sisi baiknya.

✅ Nasihat Kelima :
Gunakan Bahasa Yang Baik.

Wahai saudaraku, bahasa yang baik itu gratis, gak perlu beli, mengapa kita masih merasa berat menggunakannya ??!

✅ Nasihat Keenam :
Hindari Perkara Yang Tidak Ada Manfaatnya.

Ini merupakan tanda baiknya keislaman seseorang.

✅ Nasihat Ketujuh :
Aturlah Waktu Yang Baik.

Dalam Memberikan Nasihat
Ingatlah teladan kita adalah Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam, dan beliau sangat memperhatikan masalah ini.

✅ Nasihat Kedelapan :
Jangan Lalai.

Jangan sampai media ini membuat Anda lalai dari dzikir kepada Allah, membaca Al-Qur'an, shalat berjama'ah, dan amalan ta'at lainnya.

✅ Nasihat Kesembilan : Luruskanlah Kekeliruan Saudaramu Dengan Cara Yang Bijak.

✅ Nasihat kesepuluh : Amalkanlah.

Marilah kita berupaya mengamalkan nasihat yang kita kirim kepada orang lain, karena pandai mengolah kata tanpa disertai amal menjadi salah satu sebab datangnya murka Allah Ta'ala.

Wallahu a'lam.

Minggu, 22 Mei 2016

Adab Istri Terhadap Suami


(obrolon santai tapi sarat makna)

Wengi iku kang Paijan lagi nuturi bojone sing gak tau mangan tembok'e lan dampare pesantren.
Paijan lan Sariyem...
Paijan: "Yem, tak kandani yo Yem...
tapi, awakmu ojo nesu lan ojo gumeter...ugi ojo kuciwo...!"
Sariyem; Iyo Kang.... aku arep dikandhani opo to...??
Paijan: Ngene yo Yem... Wong wadon iku kudune:

1. Dawaamul hayaa'i min zaujihaa (دوام الحياء من زوجها)
Langgeng anggone isin karo sing lanang, lha kowe... jaman mbiyen pas manten anyar isinan, malu-malu... nisbate kudu
ngentut ae diempet, isin karo aku,
lha saiki, isinmu wis ilang, saiki awakmu wis ilang roso isin'e, ngentut yo prat-pret prot pruuuutt sak gelem-gelem mu yeeem yeeem...!!

2. Wa Ghodl-dlu Thorfihaa Quddaamahu (و غض طرفها قدامه)
Nang ngarepe wong lanang iku pantese ndingkluk, amrih nuduhno hormate...
lha awakmu...
di kandani malah ngajak duel karo mecicili aku...!

3. Wath-thoo'atu li amrihii (والطاعة لأمره)
Nurut karo printahe wong lanang, kejobo printah sing nerak syare'at, kowe kudu anut, Yem...
lha awakmu, tak kongkon gawe kopi ae malah nyentak-nyentak aku...
cincing-cincing jarik, karo
muring-muring ngamuk ora ngurus piye perasaane aku, Yem...

4. Was sukuutu 'inda kalaamihii (و السكوت عند كلامه)
Nek wong lanang lagi ngomong,
rungokno Yem...
OJO malah wong lanang ngucap sekecap rong kecap awakmu mbales puluhan kecap... Aku ngomong rung rampung awakmu nek mbales koyo suarane mercon pas wulan poso.

5. Wal qiyaamu 'inda Quduumihii wa khuruujihii (والقيام عند قدومه و خروجه)
Nek wong lanang arep budal tindakan utowo lungo nyambut gawe, wong wadon kudu nganter tekan ngarep lawang salim ngesun tangan sinambi dada tangan, sinambi dongakno, umpamane sing lanang kundur, wong wadon kudu nyambut rawuhe wong lanang kanthi ajere rahi... lha awakmu...aku mangkat kerjo ora ngurus, aku teko kerjo, koe ya cuek...!!

6. Wa 'ardlu nafsihaa lahu 'inda irodatin naumi (و عرض نفسها له عند إرادة النوم)
Misale wong lanang arep nyare, melbu kamar, wong wadon kudune towo awakke...''badhé ngersakke mas...?", "Mnopo sampun Jamu Mas..??"
''lha awakmu...
tak jak turu bareng ae wegah, luwih mentingke nonton sinetron lan pesbukan....
Ngene aku ora garing kasih sayang tah piye jal Yem...?
.
7. Wa ta'ath-thuru (و تعطره)
Koe mbok tuku minyak wangi, wong wadon iku kudu gae wewangen, ben sing lanang semangat tur tambah dèmèn.

8. Wa ta'ahhuduha alfamma bil miski wath-thoibi(وتعهدها الفم بالمسك و الطيب)
Sikatan Yem...
koe tak sawang-sawang kok yo jarang sikatan untu...
syukur-syukur nganggo pengharum mulut ben aku tambah betah.

9. Wa dawaamuz ziinati bihadlrotihii wa tarkuhaa 'inda ghoibatihii( ودوام الزينة بحضرته وتركها عند غيبته)
Wong wadon iku kudu macak, nganggo pepaes menawane sing lanang nang omah, amrih nyenengke atine wong lanang, ninggal macak utowo pepaes menawane sing lanang ora nang umah, lha koe... aku nang umah malah nganggone ora genah karo rambute dawul-dawul koyo gendruwo mari lahiran... Pas arep budal arisan utowo kondangan nek macak moblong-moblong koyo ondel-ondel.

10. Watarkul khiyaanati lahu(وترك الخيانة له)
jo nyidrani tresnane wong lanang.......
lha kowe... angger ono "Bronis" malah caper....!, Eling Yem, anakmu wes selikur, Diluk maneh yo arep duwe putu...!!"

Sariyem banjur nangis........
ngerangkul awake kang Paijan.....
Ndadak Sariyem sadar lan nangis
sesenggukan karo sungkem nyuwun ngapuro.....marang kang Paijan.

NB :
DIALOG IMAJINATIF, SILAHKAN DIAMBIL INTISARI ILMUNYA SAJA..