Tampilkan postingan dengan label kindness. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kindness. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Maret 2016

A Corporate Story:

Every day, a small 🐜 Ant arrives at work very early and starts work immediately.

🐜 She produces a lot and she was happy.

The Chief, 🐯 a Tiger, was surprised to see that 🐜 the Ant was working without supervision.

🐯 He thought if the 🐜 Ant can produce so much without supervision, wouldn’t she produce even more if she had a supervisor!

So 🐯 he recruited a 🐝 Bee who had extensive experience as πŸ‘· supervisor and who was famous for πŸ“ writing excellent reports.

The 🐝 Bee’s first decision was to set up a πŸ”” clocking in attendance system.

🐝 He also needed a secretary to help him write and type his reports and he recruited a πŸ‡Rabbit , who managed the archives and monitored ☎ all phone calls.

🐯 The Tiger was delighted with the 🐝 Bee's reports and asked him to produce πŸ“Š graphs to describe production rates and to analyse πŸ“‰ trends, so that he could use them for πŸ“ presentations at Board‘s meetings.

So the 🐝 Bee had to buy a πŸ’» new computer and a Laser printer and recruited a 🐈 Cat to manage the 🌐 IT department.

The🐜 Ant, who had once been so productive and relaxed, hated this new plethora of paperwork and meetings which used up most of her time…!

🐯 The Tiger came to the conclusion that it was high time to nominate a person in charge of the department where the 🐜 Ant worked.

The position was given to the πŸ’ Monkey, whose first decision was to buy an Air Conditioner and an ergonomic πŸ’Ί chair for his office.

The new person in charge, πŸ’ the Monkey, also needed a πŸ’» computer and a personal assistant , who he brought from his previous department, to help him prepare a πŸ“‘ Work and πŸ“ƒ 'Budget Control Strategic Optimisation Plan' …

The Department where the 🐜 Ant works is now a sad place, where nobody laughs anymore and everybody has become upset...

It was at that time that the 🐝 Bee convinced the boss, 🐯 the Tiger; of the absolute necessity to start a climatic study of the environment .

Having reviewed the charges for running the 🐜 Ant’s department , the 🐯 Tiger found out that the Production was much less than before.

So he recruited the 🐀 Owl, a prestigious and renowned consultant to carry out an audit and suggest solutions.

🐀 The Owl spent three months in the department and came up with an enormous report, in several volumes, that concluded...
.
.
.
.
“ The Department is overstaffed ...”
.
.
.
.

Guess who the 🐯 Tiger fires first?
.
.
.
.
.

Of course, 🐜 the Ant.........,



"....because she showed lack of motivation and had a negative attitude. "

***********
"The Characters in this fable are fictitious;

Selasa, 23 Februari 2016

JARENE WONG JOWO DINO IKU ONO PITU

JARENE WONG JOWO DINO IKU ONO PITU

Dino iku ono 7 (pitu): Maksudte PITU ugo bisa kanggo PITUTUR, PITUDUH, PITULUNGAN, PITUNGKAS, monggo sareng2 disimak nggih?

1. SENEN: tegese ojo boSEN marang uNEN² (unen² Wong Jowo seng kang bisa kanggo tuntunan marang kauripan)

2. SELOSO: SElakno NGAMAL MARANG SOPO² (wong ngamal iku ora pilih², ora pandang wonge sopo)

3. REBO: KEREPO SINAU BEN ORA BODHO (mumpung isih urip ditlateni anggone luru ilmu, mergo ngaji iku penting, ojo sing penting ngaji)

4. KEMIS: LUWIH BECIK MINGKEM TINIMBANG LAMIS (ojo podho ngumbar omongan kelawan wong liyo. Luwih² ngrasani tonggo)

5 JUMAT: JUMBUHNO LELAKON KARO KEKAREPAN / NIAT (yen nduwe niat/cita² kudu usaha ikhtiar dungo supoyo kekarepanne biso kaleksanan)

6. SABTU: INSAP -PO MARANG BARANG SENG WES KEWETU (sak bejo bejane wong ngedan, isih luwih bejo wong kang eling kelawan waspodho)

7. MINGGU: MINGGIRO BARANG SENG OLO, LAKONONO BARANG SENG RAHAYU (sing apik ayo podho dilakoni)
******************************************
Itulah hebatx orang jawa, lha wong satu kalimat aja bisa jadi beberapa arti.. Conto , makan iso mangan, madang, dahar DLL.

Smoga manfaat

Senin, 15 Februari 2016

BELAJAR MENERIMA REALITA HIDUP



Mengapa kita KECEWA?
Mengapa hati SEDIH, MARAH, BENCI dan DENDAM?
Karena kita tidak bisa Menerima sesuatu yang terjadi pada kita.

Sebuah TEGURAN ringan ..sudah akan sangat MENYINGGUNG perasaan..kalau kita tidak bisa menerima.

Namun sebuah MAKIAN dan CACIAN PEDAS sekalipun..tidak berasa menyakitkan Kalau hati menerima.

BERPIKIRLAH bagaimana MEMAHAMI orang lain..bukan bagaimana MENUNTUT orang lain memahami kita.

Berpikir APA yang dapat kita PERSEMBAHKAN,bukan apa yang dapat orang persembahkan pada kita.

Bukan berpikir mengapa aku HARUS MEMBANTU ..tetapi mengapa aku tidak membantu.

Bukan mengapa aku TIDAK DIHARGAI..tetapi mengapa aku tidak pernah menghargai.

Bukan berapa banyak yang KUTERIMA..tetapi berapa banyak yang kuberi.

Bukan berapa banyak yang KUMILIKI ..tetapi berapa banyak yang kusyukuri.

MASALAH BESAR apa pun..akan menjadi KECIL dan RINGAN jika hati MAU MENERIMA,sebaliknya MASALAH SEKECIL apapun..akan menjadi besar dan menakutkan kalau HATI MENOLAK.

KESULITAN hidup bukan masalah..bagi orang yang berani dan tulus menerimanya,namun akan menjadi masalah ..bagi mereka yang hatinya terus MEMBERONTAK,melawan untuk menolak karena tak mau menerimanya..BELAJARLAH menerima realita hidup.

KEBERANIAN dan KETULUSAN menerima..membuat hati menjadi TENANG, CERIA dan GEMBIRA.

Senin, 30 November 2015

"Renungan" soal pendidikan kita selama ini

•Di jalan raya banyak motor dan mobil saling menyalip satu sama lain.
Mengapa..?

Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk menjadi lebih cepat dan bukan menjadi lebih sabar, mereka dididik untuk menjadi yang terdepan dan bukan yang tersopan.

•Di jalanan pengendara motor lebih suka menambah kecepatannya saat ada orang yang ingin menyeberang jalan dan bukan mengurangi kecepatannya.
Mengapa..?

Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak kita setiap hari diburu dengan waktu, di bentak untuk bergerak lebih cepat dan gesit dan bukan di latih untuk mengatur waktu dengan sebaik-baiknya dan dibuat lebih sabar dan peduli.

•Di hampir setiap instansi pemerintah dan swasta banyak para pekerja yang suka korupsi.
Mengapa..?

Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak-anak di didik untuk berpenghasilan tinggi dan hidup dengan kemewahan mulai dari pakaian hingga perlengkapan dan bukan di ajari untuk hidup lebih sederhana, ikhlas dan akan kesederhanaan.

•Di hampir setiap instansi sipil sampai petugas penegak hukum banyak terjadi kolusi, manipulasi proyek dan anggaran uang rakyat
Mengapa..?

Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk menjadi lebih pintar dan bukan menjadi lebih jujur dan bangga pada kejujuran.

•Di hampir setiap tempat kita mendapati orang yang mudah sekali marah dan merasa diri paling benar sendiri.
Mengapa..?

Kerena dulu sejak kecil dirumah dan disekolah mereka sering di marahi oleh orang tua dan guru mereka dan bukannya diberi pengertian dan kasih sayang.

•Di hampir setiap sudut kota kita temukan orang yang tidak lagi peduli pada lingkungan atau orang lain.
Mengapa..?

Karena dulu sejak kecil di rumah dan disekolah mereka dididik untuk saling berlomba untuk menjadi juara dan bukan saling tolong-menolong utk membantu yang lemah.

MENEMANI MAYAT SELAMA 40 HARI


Alkisah seorang Konglomerat yang sangat kaya raya menulis surat wasiat: "Barang siapa yang mau menemaniku selama 40 hari di dalam kubur setelah aku mati nanti, akan aku beri warisan separuh dari harta peninggalanku."
Lalu ditanyakanlah hal itu kepada anak-anaknya apakah mereka sanggup menjaganya di dalam kubur nanti.
Tapi anak-anaknya menjawab, "Mana mungkin kami sanggup menjaga ayah, karena pada saat itu ayah sudah menjadi mayat."
Keesokan harinya, dipanggillah semua adik-adiknya. Dan beliau kembali bertanya, “Adik-adikku, sanggupkah diantara kalian menemaniku di dalam kubur selama 40 hari setelah aku mati nanti? Aku akan memberi setengah dari hartaku!"
Adik-adiknya pun menjawab, “Apakah engkau sudah gila? Mana mungkin ada orang yang sanggup bersama mayat selama itu di dalam tanah.”
Lalu dengan sedih Konglomerat tadi memanggil ajudannya, untuk mengumumkan penawaran istimewanya itu ke se antero negeri.
Akhirnya, sampai jugalah pada hari di mana Konglomerat tersebut kembali ke Rahmatullah. Kuburnya dihias megah laksana sebuah peristirahatan termewah dengan semua perlengkapannya.
Pada waktu yang hampir bersamaan, seorang Tukang Kayu yang sangat miskin mendengar pengumuman wasiat tersebut. Lalu Tukang Kayu tersebut dengan tergesa-gesa segera datang ke rumah Konglomerat tersebut untuk memberitahukan kepada ahli waris akan kesanggupannya.
Keesokan harinya dikebumikanlah jenazah Sang Konglomerat. Si Tukang Kayu pun ikut turun ke dalam liang lahat sambil membawa Kapaknya. Yang paling berharga dimiliki si Tukang Kayu hanya Kapak, untuk bekerja mencari nafkah.
Setelah tujuh langkah para pengantar jenazah meninggalkan area pemakaman, datanglah Malaikat Mungkar dan Nakir ke dalam kubur tersebut.
Si Tukang kayu menyadari siapa yang datang, ia segera agak menjauh dari mayat Konglomerat. Di benaknya, sudah tiba saatnya lah si Konglomerat akan diinterogasi oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.
Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Malaikat Mungkar-Nakir malah menuju ke arahnya dan bertanya, "Apa yang kau lakukan di sini?"
Aku menemani mayat ini selama 40 hari untuk mendapatkan setengah dari harta warisannya", jawab si Tukang kayu.
Apa saja harta yang kau miliki?", tanya Mungkar-Nakir.
"Hartaku cuma Kapak ini saja, untuk mencari rezeki", jawab si Tukang Kayu.
Kemudian Mungkar-Nakir bertanya lagi, "Dari mana kau dapatkan Kapakmu ini?"
"Aku membelinya", balas si Tukang Kayu.
Lalu pergilah Mungkar dan Nakir dari dalam kubur tersebut.
Besok di hari kedua, mereka datang lagi dan bertanya, "Apa saja yang kau lakukan dengan Kapakmu?"
"Aku menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar, lalu aku jual ke pasar", jawab tukang kayu.
Di hari ketiga ditanya lagi, "Pohon siapa yang kau tebang dengan Kapakmu ini?"
"Pohon itu tumbuh di hutan belantara, jadi ngak ada yang punya", jawab si Tukang Kayu.
"Apa kau yakin?", lanjut Malaikat.
Kemudian mereka menghilang.
Datang lagi di hari ke empat, bertanya lagi "Adakah kau potong pohon-pohon tersebut dengan Kapak ini sesuai ukurannya dan beratnya yang sama untuk dijual?"
"Aku potong dikira-kira saja, mana mungkin ukurannya bisa sama rata", tegas tukang kayu.
Begitu terus yang dilakukan Malaikat Mungkar Nakir, datang dan pergi sampai tak terasa sekarang 39 hari sudah. Dan yang ditanyakan masih berkisar dengan Kapak tersebut.
Di hari terakhir yang ke 40, datanglah Mungkar dan Nakir sekali lagi bertemu dengan Tukang kayu tersebut. Berkata Mungkar dan Nakir, "Hari ini kami akan kembali bertanya soal Kapakmu ini".
Belum sempat Mungkar-Nakir melanjutkan pertanyaannya, si Tukang kayu tersebut segera melarikan diri ke atas dan membuka pintu kubur tersebut. Ternyata di luar sudah banyak orang yang menantikan kehadirannya untuk keluar dari kubur tersebut.
Si Tukang Kayu dengan tergesa-gesa keluar dan lari meninggalkan mereka sambil berteriak, "Kalian ambil saja semua bagian harta warisan ini, karena aku sudah tidak menginginkannya lagi."
Sesampai di rumah, si Tukang Kayu berkata kepada istrinya, "Aku sudah tidak menginginkan separuh harta warisan dari mayat itu. Di dunia ini harta yang kumiliki padahal cuma satu Kapak ini, tapi Malaikat Mungkar-Nakir selama 40 hari yang mereka tanyakan dan persoalkan masih saja di seputar Kapak ini. Bagaimana jadinya kalau hartaku begitu banyak? Entah berapa lama dan bagaimana aku menjawabnya."
Dari Ibnu Mas’ud RA dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda, "Tidak akan bergerak tapak kaki anak Adam pada hari kiamat, hingga ia ditanya tentang 5 perkara, yaitu umurnya untuk apa dihabiskannya, masa mudanya kemana dipergunakannya, hartanya darimana ia memperolehnya dan kemana dibelanjakannya, ilmunya sejauh mana diamalkan?" (HR. Turmudzi)

Rabu, 09 September 2015

Butir Kehidupan

KETIKA Aku ingin hidup KAYA... Aku lupa,
bahwa HIDUP itu sendiri adalah sebuah KEKAYAAN.

KETIKA... Aku takut MEMBERI...Aku lupa,
bahwa SEMUA yang aku miliki juga adalah PEMBERIAN.

KETIKA... Aku ingin jadi yang TERKUAT... Aku lupa,
bahwa dalam KELEMAHAN....
Tuhan memberikan aku KEKUATAN.

KETIKA... Aku takut RUGI... Aku lupa,
bahwa HIDUPKU...
Adalah sebuah KEBERUNTUNGAN, karena AnugerahNYA.

Ternyata hidup ini sangat indah...
ketika kita selalu BERSYUKUR kepadaNYA

BUKAN... karena hari ini INDAH kita BAHAGIA...
Tetapi karena kita BAHAGIA...
maka hari ini menjadi INDAH.

BUKAN... karena tak ada RINTANGAN kita menjadi OPTIMIS...
Tetapi karena kita OPTIMIS...
RINTANGAN akan menjadi tak terasa.

BUKAN... karena MUDAH kita YAKIN BISA...
Tetapi karena kita YAKIN BISA... semuanya menjadi MUDAH.

BUKAN... karena semua BAIK kita TERSENYUM...
Tetapi karena kita TERSENYUM maka semua menjadi BAIK.

Tak ada hari yang MENYULITKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang membuat SULIT.

BILA... kita tidak dapat menjadi jalan besar...
cukuplah menjadi jalan setapak yang dapat dilalui orang.

BILA... kita tidak dapat menjadi matahari...
cukuplah menjadi lilin yang dapat menerangi sekitar kita.

BILA... kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang...
berdoalah untuknya.

πŸ™ πŸ˜„πŸ˜‡

Rabu, 11 Januari 2012

Kindness Boomerang Bagaimana kebaikan akan kembali ke asal..

Video ini berjudul "Life Vest Inside - Kindness Boomerang - "One Day" " bercerita bagaimana suatu tindakan kebaikan di lakukan dan ditularkan dari satu orang ke orang lain begitu seterusnya sampai kembali kebaikan itu kepada orang yang berbuat baik di awal.... Awesome... this video has inspired me to give even more kindness to the people around me and my community.....