Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kehidupan. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Mei 2016

hidup bagaikan kertas


•๐Ÿ‘ฃ Akte kelahiran ... adalah *kertas*.
•๐ŸŽ“ Piagam kelulusan ... *kertas*.
•๐Ÿ“ Ijazah ... juga *kertas*.
•๐ŸŽŽ Akad nikah ... *kertas*.
•๐Ÿ“” Paspor ... *kertas*.
•๐Ÿ“– Surat kepemilikan rumah ... juga *kertas*.
•๐Ÿ’ด๐Ÿ’ต๐Ÿ’ท๐Ÿ’ถ UANG ... juga *kertas*.

Kehidupan kita layaknya hanya di kelilingi *kertas²* ๐Ÿ“„๐Ÿ“ƒ๐Ÿ“‘๐Ÿ“Š๐Ÿ“ˆ๐Ÿ“‰
Seiring waktu berlalu, dirobek ๐Ÿ“•๐Ÿ“—๐Ÿ“˜๐Ÿ“™ kemudian dibuang dan dibakar ..... ๐Ÿ“š

๐Ÿ‘ฅ๐Ÿ‘ฅ๐Ÿ‘ฅ๐Ÿ‘ฅ berapa banyak orang bersedih karena "kertas²" yang dimilikinya, dan ๐Ÿ‘ฅ๐Ÿ‘ฅ๐Ÿ‘ฅ๐Ÿ‘ฅ berapa banyak orang begitu bahagia dengan "kertas²" yang dimilikinya.

Tetapi, ada satu lembar kertas yang tidak mungkin dilihat oleh manusia itu sendiri ๐Ÿ‘ค yaitu, ๐Ÿ“œ *"AKTE KEMATIAN"* nya sendiri!

Maka manusia itu ada batasnya yang tak mungkin dia mampu menjangkau waktu. ⏰⌚

Ada 2 (dua) hal yang tak akan selamanya ada dalam diri seseorang:

~ Masa Mudanya, dan
~ Kekuatannya.

dan 2 (dua) hal yang berguna untuk setiap orang:
~ Hati Yang Mulia, dan
~ Hati Yang Mengampuni

juga 2 (dua) hal pula yang akan mengangkat derajat seseorang:
~ Sikap Rendah Hati, dan
~ Berbagi Kasih

๐Ÿ’ Belajarlah punya prinsip hidup yang DIBERKATI dan MEMBERKATI

Ada 3 (tiga) fase hidup yang tampak dari kita:

1. *Masa puber* ๐Ÿ‘ฆ๐Ÿ‘ง
Anda punya waktu dan kekuatan tetapi tidak punya "UANG"

2. *Masa bekerja* ๐Ÿ‘จ๐Ÿ‘ฉ
Anda punya uang dan kekuatan, tetapi tidak punya "WAKTU"

3. *Masa tua* ๐Ÿ‘ด๐Ÿ‘ต
Anda punya uang dan punya waktu, tetapi tidak punya "KEKUATAN LAGI"

๐Ÿ™ Manfaatkanlah hidup yang masih ada untuk memuliakan Tuhan, dan hidup se-baik²nya selagi masih bisa bernafas. ๐Ÿ‘ƒ๐Ÿš‘

Anda selalu yakin bahwa kehidupan orang lain ๐Ÿก lebih baik daripada kehidupanku. Dan orang lain pun meyakini, bahwa kehidupan Anda ๐Ÿ  jauh lebih baik daripadanya.

Hal itu terjadi dikarenakan kita melupakan 1 (satu) hal terpenting dalam hidup kita yaitu; bersikap *"Kurang men-Syukuri apa yang sudah kita miliki"* ๐Ÿ‘ผ

Jangan terlena hanya urusan² dunia yang fana ✈. Pikirkan hidup yang Sehat dan ber-Guna untuk diri sendiri dan orang lain.

*Semoga kita semua selalu sehat dan bahagia. Nikmatilah waktu kehidupan yang ada dengan penuh kebaikan.* ๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ˜Š๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป๐Ÿ™๐Ÿป

Sabtu, 19 Maret 2016

A Corporate Story:

Every day, a small ๐Ÿœ Ant arrives at work very early and starts work immediately.

๐Ÿœ She produces a lot and she was happy.

The Chief, ๐Ÿฏ a Tiger, was surprised to see that ๐Ÿœ the Ant was working without supervision.

๐Ÿฏ He thought if the ๐Ÿœ Ant can produce so much without supervision, wouldn’t she produce even more if she had a supervisor!

So ๐Ÿฏ he recruited a ๐Ÿ Bee who had extensive experience as ๐Ÿ‘ท supervisor and who was famous for ๐Ÿ“ writing excellent reports.

The ๐Ÿ Bee’s first decision was to set up a ๐Ÿ”” clocking in attendance system.

๐Ÿ He also needed a secretary to help him write and type his reports and he recruited a ๐Ÿ‡Rabbit , who managed the archives and monitored ☎ all phone calls.

๐Ÿฏ The Tiger was delighted with the ๐Ÿ Bee's reports and asked him to produce ๐Ÿ“Š graphs to describe production rates and to analyse ๐Ÿ“‰ trends, so that he could use them for ๐Ÿ“ presentations at Board‘s meetings.

So the ๐Ÿ Bee had to buy a ๐Ÿ’ป new computer and a Laser printer and recruited a ๐Ÿˆ Cat to manage the ๐ŸŒ IT department.

The๐Ÿœ Ant, who had once been so productive and relaxed, hated this new plethora of paperwork and meetings which used up most of her time…!

๐Ÿฏ The Tiger came to the conclusion that it was high time to nominate a person in charge of the department where the ๐Ÿœ Ant worked.

The position was given to the ๐Ÿ’ Monkey, whose first decision was to buy an Air Conditioner and an ergonomic ๐Ÿ’บ chair for his office.

The new person in charge, ๐Ÿ’ the Monkey, also needed a ๐Ÿ’ป computer and a personal assistant , who he brought from his previous department, to help him prepare a ๐Ÿ“‘ Work and ๐Ÿ“ƒ 'Budget Control Strategic Optimisation Plan' …

The Department where the ๐Ÿœ Ant works is now a sad place, where nobody laughs anymore and everybody has become upset...

It was at that time that the ๐Ÿ Bee convinced the boss, ๐Ÿฏ the Tiger; of the absolute necessity to start a climatic study of the environment .

Having reviewed the charges for running the ๐Ÿœ Ant’s department , the ๐Ÿฏ Tiger found out that the Production was much less than before.

So he recruited the ๐Ÿค Owl, a prestigious and renowned consultant to carry out an audit and suggest solutions.

๐Ÿค The Owl spent three months in the department and came up with an enormous report, in several volumes, that concluded...
.
.
.
.
“ The Department is overstaffed ...”
.
.
.
.

Guess who the ๐Ÿฏ Tiger fires first?
.
.
.
.
.

Of course, ๐Ÿœ the Ant.........,



"....because she showed lack of motivation and had a negative attitude. "

***********
"The Characters in this fable are fictitious;

Rabu, 16 Maret 2016

MOTIVASI Siswa Bodoh

Suatu hari seusai pelajaran guru bhs arab, memanggil murid yang dianggap bodoh itu setelah seluruh teman2 nya pulang, ia berkata sambil memberikan secarik kertas :
" hafalkan baik2 bait2 syair yang ada di kertas ini ... harus hafal betul dan ingat jangan engkau beritahukan kepada teman2 mu ... siapapun !".
.
Murid itu mengangguk patuh.
Seminggu kemudian , guru menyampaikan pelajaran baru dikelas itu, ia menulis syair di papan tulis... menerangkannya dan membacakannya berulang2 , setelah itu ia berkata ;
" Nah sekarang siapa yang hafal bait2 syair ini ?? " tanyanya sambil perlahan ia menghapus tulisan syair itu di papan tulis ... tak seorang muridpun mengangkat tangan ... kecuali murid yang dikenal bodoh oleh teman2 nya itu (teman2 nya begitu meremehkan, sehingga sering mengolok2 dan mentertawakan), perlahan malu2 ia berdiri dan menghafalkan bait2 syair itu ... hafalan yang lancar sekali ... teman2 nya yang biasa mengolok2 dan mentertawakan, semua terkejut dan terdiam ...
Guru itu memujinya dan menyuruh teman2 nya untuk bertepuk tangan menghormatinya ...
.
Demikianlah .... berulang kali guru bahasa arab ini memberikan kertas hafalan2 kepada si murid bodoh itu ... tertawaan dan cemoohan teman2nya kini berubah menjadi kekaguman padanya.
.
Hal ini mendorong perubahan besar pada jiwa si murid itu . Ia mulai percaya diri dan meyakini bahwa dia tidak lah bodoh ... ia merasa mampu untuk bersaing dengan teman2 sekelasnya .. perubahan ini mendorongnya untuk semangat dan bersungguh2 belajar di semua mata pelajaran.
.
Ketika ujian akhir tiba ... murid ini berhasil lulus untuk setiap mata pelajaran ... dengan nilai yang sangat memuaskan ... si murid bodoh itu kini sedang mengejar gelar doktor di sebuah universitas ternama di kotanya.
.
Kisah ini dia tulis di sebuah koran sebagai pujian untuk gurunya... sebagai doa agar gurunya itu beroleh pahala dari ALLAH dan kebaikan karena jasa2 nya ....
Saudaraku ... manusia yang berinteraksi dengan kita ada 2 jenisnya :
.
PERTAMA, jenis manusia yang membuka jalan kebaikan dan menutup jalan keburukan... manusia jenis ini akan selalu memberi kita harapan, optimisme, menolong, melapangkan dst dst ....
.
KEDUA, jenis manusia yang membuka jalan keburukan dan menutup jalan kebaikan...
manusia jenis ini akan selalu memutus harapan dan cita2 dari kita... ia selalu menebar duri dan kerikil di jalan yang akan kita lalui... pesimisme... putus asa... dst, dst...
.
Semoga kita mampu mengambil hikmahnya, nafa'ani wa iyyakum..

Sumber :
Ustadz Kholid Syamhudi hafidzahullah, 25 Nov. 2016.

Kamis, 10 Maret 2016

Setan Membantu Pemuda ke Mesjid


Seorang pemuda bangun awal pagi untuk shalat subuh di Masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Di tengah jalan menuju masjid, pemuda tersebut jatuh dan pakaiannya kotor.

Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu lagi dan berjalan menuju masjid .

Dalam perjalanan kembali ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yg sama! Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di rumah, dia sekali lagi, berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid.

Di tengah jalan menuju masjid , dia bertemu seorang lelaki yang memegang lampu.

Dia menanyakan identitas lelaki tersebut. Lelaki itu menjawab, “Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda..’

Pemuda tersebut mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid .

Ketika sampai di masjid, si pemuda bertanya kepada lelaki yang membawa lampu, mengapa tidak masuk dan shalat subuh bersamanya?” Lelaki itu menolak. Pemuda itu mengajak lagi hingga berkali kali dan jawabannya tetap sama.

Pemuda bertanya, “Kenapa menolak untuk masuk masjid dan ikut shalat?” .

Lelaki itu menjawab, “Karena aku adalah Iblis.”

Pemuda itu terkejut mendengar jawaban lelaki itu. .

Syaitan kemudian menjelaskan: Saya melihat kamu berjalan ke masjid dan sayalah yang membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah untuk membersihkan badan dan kembali ke masjid, Allah memaafkan semua dosa dosamu.

Saya membuatmu jatuh kali kedua, dan itupun tidak membuatmu berubah pikiran untuk tinggal di rumah, kamu tetap memutuskan kembali masjid. .

Karena itu, Allah memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluargamu.

Saya kuaatir, jika saya membuat kamu jatuh untuk kali ketiga, jangan-jangan Allah akan memaafkan dosa seluruh penduduk kampungmu. Jadi, saya mesti memastikan bahwa kamu sampai di masjid dengan selamat.

Moral kisah ini:

Jangan biarkan Syaitan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yang hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yang akan kamu dapat dari segala kesulitan yang kamu temui dalam usahamu untuk melaksanakan niat baik tersebut.

Jangan menyerah pada usaha ke-100 meskipun masih gagal. Siapa tahu keberhasilanmu berada pada usaha ke-101. Silahkan share cerita singkat ini kepada semua temanmu.

Like&share

Selasa, 23 Februari 2016

JARENE WONG JOWO DINO IKU ONO PITU

JARENE WONG JOWO DINO IKU ONO PITU

Dino iku ono 7 (pitu): Maksudte PITU ugo bisa kanggo PITUTUR, PITUDUH, PITULUNGAN, PITUNGKAS, monggo sareng2 disimak nggih?

1. SENEN: tegese ojo boSEN marang uNEN² (unen² Wong Jowo seng kang bisa kanggo tuntunan marang kauripan)

2. SELOSO: SElakno NGAMAL MARANG SOPO² (wong ngamal iku ora pilih², ora pandang wonge sopo)

3. REBO: KEREPO SINAU BEN ORA BODHO (mumpung isih urip ditlateni anggone luru ilmu, mergo ngaji iku penting, ojo sing penting ngaji)

4. KEMIS: LUWIH BECIK MINGKEM TINIMBANG LAMIS (ojo podho ngumbar omongan kelawan wong liyo. Luwih² ngrasani tonggo)

5 JUMAT: JUMBUHNO LELAKON KARO KEKAREPAN / NIAT (yen nduwe niat/cita² kudu usaha ikhtiar dungo supoyo kekarepanne biso kaleksanan)

6. SABTU: INSAP -PO MARANG BARANG SENG WES KEWETU (sak bejo bejane wong ngedan, isih luwih bejo wong kang eling kelawan waspodho)

7. MINGGU: MINGGIRO BARANG SENG OLO, LAKONONO BARANG SENG RAHAYU (sing apik ayo podho dilakoni)
******************************************
Itulah hebatx orang jawa, lha wong satu kalimat aja bisa jadi beberapa arti.. Conto , makan iso mangan, madang, dahar DLL.

Smoga manfaat

Sabtu, 20 Februari 2016

IBROH


~Ada Ganti Yang Indah Untuk Setiap Yang Kau Tinggalkan Karena Allah.~

Syaikh Muhammad bin Muhammad Al-Mukhtar As-Syinqity mengisahkan, "Dahulu ada seorang penuntut ilmu yang memiliki wajah yang sangat tampan. Banyak wanita yang tergila-gila padanya.
Pemuda itu tinggal sendiri. Hingga disuatu malam yang sangat dingin, tiba-tiba masuklah seorang gadis cantik yang tak lain adalah anak tetangganya.
Dengan wajah memelas ia mengatakan kalau ayahnya tidak membukakan pintu untuknya, sehingga ia terpaksa masuk menemui pemuda tersebut.
Melihat kondisi sang gadis, pemuda tadi seolah tak punya pulihan lain kecuali mengizinkannya masuk.
Lampu untuk murajaah (mengulang pelajaran) baru saja dinyalakan. Tiba-tiba syaitan membisikinya untuk melakukan zina dengan wanita tersebut, syahwatnya seolah tak terbendung lagi.
Tahukah anda apa yang dilakukan pemuda tadi.?
Dia meletakkan jari telunjuknya tepat diatas nyala lampu, sambil menangis ia berkata, "Wahai diriku, apakah engkau sanggup menahan panasnya api neraka..? Sambil menangis ia terus mengulang-ngulang kalimat tersebut. Melihat peristiwa itu, sang gadis ikut menangis dan bergegas lari menemui ayahnya. Dia menceritakan apa yang dilihatnya kepada sang ayah. Ayahnya lalu bersumpah bahwa tidak ada yang boleh menikahi anak gadisnya kecuali pemuda tersebut."
Akhirnya pemuda itu dinikahkan dengan sang gadis, padahal ia hanya seorang penuntut ilmu yang fakir lagi anak perantauan.
Begitulah..
Dia meninggalkan hal yang diharamkan Allah, lalu Allah pun menggantinya dengan apa yang dihalalkan-Nya"

Catatan:

Seorang penyair berkata:

ูˆุฅุฐุง ุฎู„ูˆุช ุจุฑูŠุจุฉ ููŠ ุธู„ู…ุฉ ูˆุงู„ู†ูุณ ุฏุงุนูŠุฉ ุฅู„ู‰ ุงู„ุทุบูŠุงู†
ูุงุณุชุญูŠ ู…ู† ู†ุธุฑ ุงู„ุฅู„ู‡ ูˆู‚ู„ ู„ู‡ุง ุฅู† ุงู„ุฐูŠ ุฎู„ู‚ ุงู„ุธู„ุงู… ูŠุฑุงู†ูŠ

Jika engkau menyendiri dalam kegelapan, sedangkan hawa nafsu mengajak pada pada kedurhakaan.

Maka malulah dengan penglihatan Tuhan dan katakan pada jiwa, sesungguhnya Pencipta kegelapan melihat aku.

_____________

Senin, 25 Januari 2016

MASA DEPAN YANG SESUNGGUHNYA



Syaikh Ali Mustafa Thantawi -rahimahullah- mengatakan:
“Aku pernah duduk di bangku sekolah dasar demi masa depan. Kemudian aku belajar di jenjang SMP juga demi masa depan.
Setelah itu mereka mengatakan “lanjutkan lagi ke jenjang SMA demi masa depan”.
Setelah lulus SMA mereka mengatakan, “demi masa depan lanjutkan lagi hingga jenjang sarjana”.
Setelah meraih gelar sarjana mereka mengatakan: Carilah pekerjaan demi masa depan.
Setelah aku bekerja mereka mengatakan:
Menikahlah demi masa depan.
Setelah menikah mereka mengatakan: Segeralah punya momongan demi masa depan.
Dan saat ini, ketika aku menulis kata-kata ini umurku telah mencapai 77 tahun, dan aku masih menunggu masa depan itu.
Masa depan adalah titik merah yang takkan pernah kita capai. Karena bila kita mencapainya, masa itu berubah menjadi masa kini, lalu kita akan menghadapi masa depan berikutnya dan begitu seterusnya.
Masa depan yang sesungguhnya adalah: Ketika engkau membuat Allah ridha kepadamu, lalu engkau selamat dari neraka-Nya serta meraih surga-Nya.

Sumber: multaqoahlulhadits
__________________
Madinah 25-07-1436 H
Penerjemah: ACT El-Gharantaly

Senin, 30 November 2015

"Renungan" soal pendidikan kita selama ini

•Di jalan raya banyak motor dan mobil saling menyalip satu sama lain.
Mengapa..?

Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk menjadi lebih cepat dan bukan menjadi lebih sabar, mereka dididik untuk menjadi yang terdepan dan bukan yang tersopan.

•Di jalanan pengendara motor lebih suka menambah kecepatannya saat ada orang yang ingin menyeberang jalan dan bukan mengurangi kecepatannya.
Mengapa..?

Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak kita setiap hari diburu dengan waktu, di bentak untuk bergerak lebih cepat dan gesit dan bukan di latih untuk mengatur waktu dengan sebaik-baiknya dan dibuat lebih sabar dan peduli.

•Di hampir setiap instansi pemerintah dan swasta banyak para pekerja yang suka korupsi.
Mengapa..?

Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah anak-anak di didik untuk berpenghasilan tinggi dan hidup dengan kemewahan mulai dari pakaian hingga perlengkapan dan bukan di ajari untuk hidup lebih sederhana, ikhlas dan akan kesederhanaan.

•Di hampir setiap instansi sipil sampai petugas penegak hukum banyak terjadi kolusi, manipulasi proyek dan anggaran uang rakyat
Mengapa..?

Karena dulu sejak kecil di rumah dan di sekolah mereka dididik untuk menjadi lebih pintar dan bukan menjadi lebih jujur dan bangga pada kejujuran.

•Di hampir setiap tempat kita mendapati orang yang mudah sekali marah dan merasa diri paling benar sendiri.
Mengapa..?

Kerena dulu sejak kecil dirumah dan disekolah mereka sering di marahi oleh orang tua dan guru mereka dan bukannya diberi pengertian dan kasih sayang.

•Di hampir setiap sudut kota kita temukan orang yang tidak lagi peduli pada lingkungan atau orang lain.
Mengapa..?

Karena dulu sejak kecil di rumah dan disekolah mereka dididik untuk saling berlomba untuk menjadi juara dan bukan saling tolong-menolong utk membantu yang lemah.

Rabu, 09 September 2015

Butir Kehidupan

KETIKA Aku ingin hidup KAYA... Aku lupa,
bahwa HIDUP itu sendiri adalah sebuah KEKAYAAN.

KETIKA... Aku takut MEMBERI...Aku lupa,
bahwa SEMUA yang aku miliki juga adalah PEMBERIAN.

KETIKA... Aku ingin jadi yang TERKUAT... Aku lupa,
bahwa dalam KELEMAHAN....
Tuhan memberikan aku KEKUATAN.

KETIKA... Aku takut RUGI... Aku lupa,
bahwa HIDUPKU...
Adalah sebuah KEBERUNTUNGAN, karena AnugerahNYA.

Ternyata hidup ini sangat indah...
ketika kita selalu BERSYUKUR kepadaNYA

BUKAN... karena hari ini INDAH kita BAHAGIA...
Tetapi karena kita BAHAGIA...
maka hari ini menjadi INDAH.

BUKAN... karena tak ada RINTANGAN kita menjadi OPTIMIS...
Tetapi karena kita OPTIMIS...
RINTANGAN akan menjadi tak terasa.

BUKAN... karena MUDAH kita YAKIN BISA...
Tetapi karena kita YAKIN BISA... semuanya menjadi MUDAH.

BUKAN... karena semua BAIK kita TERSENYUM...
Tetapi karena kita TERSENYUM maka semua menjadi BAIK.

Tak ada hari yang MENYULITKAN kita, kecuali kita SENDIRI yang membuat SULIT.

BILA... kita tidak dapat menjadi jalan besar...
cukuplah menjadi jalan setapak yang dapat dilalui orang.

BILA... kita tidak dapat menjadi matahari...
cukuplah menjadi lilin yang dapat menerangi sekitar kita.

BILA... kita tidak dapat berbuat sesuatu untuk seseorang...
berdoalah untuknya.

๐Ÿ™ ๐Ÿ˜„๐Ÿ˜‡

Rabu, 26 Mei 2010

Toples Kehidupan

Kiriman dari seorang teman....

Seorang profesor berdiri di depan kelas Filsafat...

Tanpa mengucapkan sepatah kata, dia mengambil toples kosong yang besar dan mulai mengisi dengan golf.

Lalu dia bertanya kepada muridnya, apakah toples itu sudah penuh. Semua berteriak bersama ..."penuuuh"

Lalu dia mengambil sekotak batu koral dan menuangkanya ke dalam toples. Dia menguncang dengan ringan. Batu2 koral masuk ,mengisi tempat yg kosong d antara bola golf. Dia kembali bertanya, apakah toples itu sudah penuh. Mereka semua mengangguk. Berarti nampaknya penuh pertama kali, namun masih ada sela2 untuk koral....

Selanjutnya assistant mengambil sekotak pasir dan menebarkan ke dalam toples.Tentu saja pasir itu masuk dan mengisi sela2 koral dan bola golf, hingga menutup segala sesuatunya. Toples terlihat sudah penuh Assistant lalu menuangkan 2 cangkir bubuk kopi ke dalam toples dan bubuk kopi tsb masih bisa mengisi ruangan kosong di antara bola golf, koral dan pasir.

Para murid tertawa...

"Pahami,bahwa toples ini menggambarkan kehidupanmu .

"Bola golf adalah hal yg penting : Tuhan, keluarga, anak, kesehatan

Batu koral adalah pekerjaan, rumah dan mobil.

Sedangkan pasir adalah hal lainnya yang sepele.

Jika kalian pertama kali memasukan pasir ke dalam toples,maka tidak akan tersisa ruangan untuk batu koral ataupun bola golf...Kalian akan menghabiskan energi untuk hal yang sepele.

Jadi... Beri perhatian untuk hal yg utama. Beribadah, berdoa. Sayangilah keluargamu. Bermainlah dengan anakmu. Luangkan waktu untuk analysis up kesehatan. Berikan perhatian terlebih dahulu pada 'BOLA GOLF'

Salah seorang murid bertanya "Kopi mewakili apa prof..?"

Prof:" itu untuk menunjukkan bahwa sekalipun hidupmu tampak begitu penuh, masih tersedia tempat untuk secangkir kopi bersama sahabat...


-----------------------------------------------
Jar Life

A professor stood in front of Philosophy class ...Without saying a word, he took a large empty jar and began to fill with golf.Then he said to his disciples, whether the jar was full. All cried out together ... "fullllh" 
Then he took a box of pebbles and stones pouring into the jar. He shake lightly.  
Stones corals come in, fill the empty d dip between the golf ball. He again asked if the jar was full. They all nodded. Management seems to mean the first time, but there is still between to coral .... 
Furthermore assistant grabbed a box of sand and cast into the jar. course just come in and fill sand and coral between golf ball, to cover everything. Assistant seen already full jar and pour two cups of coffee powder into the jar and coffee powder TSB could still fill a void between the golf balls, pebbles and sand.The students laughed ...

"Understand, that this jar describe your life."Golf ball is a mouthful: God, family, children, healthCoral is work, home and car.While sand is everything else trivial.If the first time you enter the sand into the jar, it will not be left room for the pebbles or the golf balls of stone ... 
You're going to spend energy on trivial things.So ...  
Give attention to the main thing. Worship, pray. Love the family. Play with your children. Allow time for the analysis of health up. Pay attention first on the 'GOLF BALL'..

One student asked "Coffee represents what?"

Prof:  "it was to show that even though your life seems so full, there is still room for a cup of coffee with a friend ...