Tampilkan postingan dengan label bis sekolahm sepedam ide keren. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label bis sekolahm sepedam ide keren. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 Mei 2016

hidup bagaikan kertas


•👣 Akte kelahiran ... adalah *kertas*.
•🎓 Piagam kelulusan ... *kertas*.
•📝 Ijazah ... juga *kertas*.
•🎎 Akad nikah ... *kertas*.
•📔 Paspor ... *kertas*.
•📖 Surat kepemilikan rumah ... juga *kertas*.
•💴💵💷💶 UANG ... juga *kertas*.

Kehidupan kita layaknya hanya di kelilingi *kertas²* 📄📃📑📊📈📉
Seiring waktu berlalu, dirobek 📕📗📘📙 kemudian dibuang dan dibakar ..... 📚

👥👥👥👥 berapa banyak orang bersedih karena "kertas²" yang dimilikinya, dan 👥👥👥👥 berapa banyak orang begitu bahagia dengan "kertas²" yang dimilikinya.

Tetapi, ada satu lembar kertas yang tidak mungkin dilihat oleh manusia itu sendiri 👤 yaitu, 📜 *"AKTE KEMATIAN"* nya sendiri!

Maka manusia itu ada batasnya yang tak mungkin dia mampu menjangkau waktu. ⏰⌚

Ada 2 (dua) hal yang tak akan selamanya ada dalam diri seseorang:

~ Masa Mudanya, dan
~ Kekuatannya.

dan 2 (dua) hal yang berguna untuk setiap orang:
~ Hati Yang Mulia, dan
~ Hati Yang Mengampuni

juga 2 (dua) hal pula yang akan mengangkat derajat seseorang:
~ Sikap Rendah Hati, dan
~ Berbagi Kasih

💝 Belajarlah punya prinsip hidup yang DIBERKATI dan MEMBERKATI

Ada 3 (tiga) fase hidup yang tampak dari kita:

1. *Masa puber* 👦👧
Anda punya waktu dan kekuatan tetapi tidak punya "UANG"

2. *Masa bekerja* 👨👩
Anda punya uang dan kekuatan, tetapi tidak punya "WAKTU"

3. *Masa tua* 👴👵
Anda punya uang dan punya waktu, tetapi tidak punya "KEKUATAN LAGI"

🙏 Manfaatkanlah hidup yang masih ada untuk memuliakan Tuhan, dan hidup se-baik²nya selagi masih bisa bernafas. 👃🚑

Anda selalu yakin bahwa kehidupan orang lain 🏡 lebih baik daripada kehidupanku. Dan orang lain pun meyakini, bahwa kehidupan Anda 🏠 jauh lebih baik daripadanya.

Hal itu terjadi dikarenakan kita melupakan 1 (satu) hal terpenting dalam hidup kita yaitu; bersikap *"Kurang men-Syukuri apa yang sudah kita miliki"* 👼

Jangan terlena hanya urusan² dunia yang fana ✈. Pikirkan hidup yang Sehat dan ber-Guna untuk diri sendiri dan orang lain.

*Semoga kita semua selalu sehat dan bahagia. Nikmatilah waktu kehidupan yang ada dengan penuh kebaikan.* 😊😊😊🙏🏻🙏🏻🙏🏻🙏🏻

Rabu, 11 Mei 2016

Matematika Sodaqoh

MEMBERI = MENERIMA

Ada seorang kaya yang mempunyai 3 orang anak dgn harta sebanyak 19 ekor kerbau.
Ketika mendekati ajalnya, dia membagikan warisan kepada ke tiga anaknya dengan pesan :
1/2 utk anak pertama,
1/4 utk anak kedua,
1/5 utk anak ketiga.

Setelah sang ayah meninggal, ketiga anaknya membagikan kerbau sesuai pesan ayah mereka.
Tetapi mereka menemukan kesulitan dan keganjilan bahwa masing2 mereka akan mendptkan bagian kerbau yg tidak utuh dan masing2 anak tdk mau mengalah & berusaha mendapatkan bagian utuh,karena harta peninggalan sang ayah ber jumlah 19 ekor kerbau.

Kabar tentang pertengkaran mereka terdengar oleh seorang bapak miskin yg hanya mempunyai 1 ekor kerbau.
Karena prihatin dgn hal tsb, akhirnya sang bpk menemui mereka, dan bersedia dengan ikhlas memberikan kerbau nya supaya masing2 anak mendapat bagian yg utuh, sehingga jumlah kerbau menjadi 19+1=20

Anak2 itu setuju dan mereka mulai membagi :
Anak pertama mendapat :
1/2 dari 20 = 10 ekor
Anak kedua mendapat : 
1/4 dari 20 = 5 ekor
Anak ketiga mendapat :
1/5 dari 20 = 4 ekor.
Demikianlah masing2 anak mendapatkan bagian yg utuh.
Dan totalnya ternyata 10+5+4=19.
AJAIB KAN ?
Akhirnya tersisa 1 ekor yang diberikan kembali pada bapak miskin yang bijak tadi.

Percayalah jika kita memberi dengan ikhlas untuk menjadi bagian dari solusi, ternyata kita TIDAK KEHILANGAN sesuatu apapun, malah memberi manfaat bagi sesama karena Tuhan lah yang akan menggantikan semua itu.
Seperti dlm kasus ini walaupun sebenarnya sang bapak yg miskin tidak mengharap kerbaunya kembali, krn ia sebenarnya telah ridho menjadi bagian dari solusi......

Senin, 07 Maret 2016

Tentang W A K T U.....


Waktu sedang "Jaya", kita merasa banyak teman di sekeliling kita

Waktu sedang "Berkuasa", kita percaya diri melakukan apa saja

Waktu sedang "Tak Berdaya", barulah kita sadar siapa saja sahabat sejati yang ada

Waktu sedang "Jatuh", kita baru sadar selama ini siapa saja teman yang memperalat dan memanfaatkan kita

Waktu sedang "Sakit", kita baru tahu bahwa sehat itu sangat penting, jauh melebihi harta

Manakala "Miskin", kita baru tahu jadi orang harus banyak memberi/menderma dan saling membantu

Masuk "Usia Tua", kita baru tahu kalau masih banyak yang belum dikerjakan

Saat "di Ambang Ajal", kita baru tahu ternyata begitu banyak waktu yang terbuang sia sia

Hidup tidaklah lama. Sudah saatnya kita bersama sama membuat HIDUP LEBIH BERHARGA : Saling menghargai, saling membantu, saling memberi, saling mendukung dan saling mencintai

Jadilah teman setia tanpa syarat ...
Jangan saling memotong dan menggunting sesama teman...

Tunjukkanlah bahwa kita masih mempunyai Hati Nurani yang tulus

Jauhkan niat jahat untuk mencelakai atau memfitnah

Jauhkan niat memaksa seseorang melakukan suatu hal untuk kepentingan pribadi kita

Apa yang ditabur itulah yang akan dituai

Allah tidak pernah menjanjikan bahwa langit itu selalu biru, bunga selalu mekar, dan mentari selalu bersinar

Tapi ketahuilah bahwa Allah selalu memberi pelangi di setiap badai, Memberi senyum di setiap air mata, Memberi Rahmah dan berkah di setiap cobaan, dan jawaban di setiap doa......

Jangan pernah menyerah, terus berjuanglah, Life is so beautiful and colourful....

Hidup bukanlah suatu tujuan, melainkan sebuah perjalanan

Saudaraku,.............
Indahnya hidup bukan karena banyak orang mengenal kita, namun berapa banyak orang yang bahagia karena kita...

Jangan pernah menjadi "gunting", karena gunting bisa memotong sesuatu menjadi terpisah, jadilah "jarum", meskipun tajam tapi bisa menyatukan apa yang sudah terpisah..

Senin, 25 Januari 2016

MASA DEPAN YANG SESUNGGUHNYA



Syaikh Ali Mustafa Thantawi -rahimahullah- mengatakan:
“Aku pernah duduk di bangku sekolah dasar demi masa depan. Kemudian aku belajar di jenjang SMP juga demi masa depan.
Setelah itu mereka mengatakan “lanjutkan lagi ke jenjang SMA demi masa depan”.
Setelah lulus SMA mereka mengatakan, “demi masa depan lanjutkan lagi hingga jenjang sarjana”.
Setelah meraih gelar sarjana mereka mengatakan: Carilah pekerjaan demi masa depan.
Setelah aku bekerja mereka mengatakan:
Menikahlah demi masa depan.
Setelah menikah mereka mengatakan: Segeralah punya momongan demi masa depan.
Dan saat ini, ketika aku menulis kata-kata ini umurku telah mencapai 77 tahun, dan aku masih menunggu masa depan itu.
Masa depan adalah titik merah yang takkan pernah kita capai. Karena bila kita mencapainya, masa itu berubah menjadi masa kini, lalu kita akan menghadapi masa depan berikutnya dan begitu seterusnya.
Masa depan yang sesungguhnya adalah: Ketika engkau membuat Allah ridha kepadamu, lalu engkau selamat dari neraka-Nya serta meraih surga-Nya.

Sumber: multaqoahlulhadits
__________________
Madinah 25-07-1436 H
Penerjemah: ACT El-Gharantaly

Kamis, 05 Januari 2012

Bis Sekolah Genjot

Namanya Bis sekolah genjot, ini adalah sebuah bis sepeda untuk sekolah dengan tenaga genjot seperti sepeda, di buat di Netherlands oleh De Café Racer, ini bisa di kendarai oleh 10 anak sekolah dan satu orang dewasa sebagai sopirnya. Awesome Ide yang keren....