Tampilkan postingan dengan label kesabaran. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kesabaran. Tampilkan semua postingan

Sabtu, 19 Maret 2016

A Corporate Story:

Every day, a small ๐Ÿœ Ant arrives at work very early and starts work immediately.

๐Ÿœ She produces a lot and she was happy.

The Chief, ๐Ÿฏ a Tiger, was surprised to see that ๐Ÿœ the Ant was working without supervision.

๐Ÿฏ He thought if the ๐Ÿœ Ant can produce so much without supervision, wouldn’t she produce even more if she had a supervisor!

So ๐Ÿฏ he recruited a ๐Ÿ Bee who had extensive experience as ๐Ÿ‘ท supervisor and who was famous for ๐Ÿ“ writing excellent reports.

The ๐Ÿ Bee’s first decision was to set up a ๐Ÿ”” clocking in attendance system.

๐Ÿ He also needed a secretary to help him write and type his reports and he recruited a ๐Ÿ‡Rabbit , who managed the archives and monitored ☎ all phone calls.

๐Ÿฏ The Tiger was delighted with the ๐Ÿ Bee's reports and asked him to produce ๐Ÿ“Š graphs to describe production rates and to analyse ๐Ÿ“‰ trends, so that he could use them for ๐Ÿ“ presentations at Board‘s meetings.

So the ๐Ÿ Bee had to buy a ๐Ÿ’ป new computer and a Laser printer and recruited a ๐Ÿˆ Cat to manage the ๐ŸŒ IT department.

The๐Ÿœ Ant, who had once been so productive and relaxed, hated this new plethora of paperwork and meetings which used up most of her time…!

๐Ÿฏ The Tiger came to the conclusion that it was high time to nominate a person in charge of the department where the ๐Ÿœ Ant worked.

The position was given to the ๐Ÿ’ Monkey, whose first decision was to buy an Air Conditioner and an ergonomic ๐Ÿ’บ chair for his office.

The new person in charge, ๐Ÿ’ the Monkey, also needed a ๐Ÿ’ป computer and a personal assistant , who he brought from his previous department, to help him prepare a ๐Ÿ“‘ Work and ๐Ÿ“ƒ 'Budget Control Strategic Optimisation Plan' …

The Department where the ๐Ÿœ Ant works is now a sad place, where nobody laughs anymore and everybody has become upset...

It was at that time that the ๐Ÿ Bee convinced the boss, ๐Ÿฏ the Tiger; of the absolute necessity to start a climatic study of the environment .

Having reviewed the charges for running the ๐Ÿœ Ant’s department , the ๐Ÿฏ Tiger found out that the Production was much less than before.

So he recruited the ๐Ÿค Owl, a prestigious and renowned consultant to carry out an audit and suggest solutions.

๐Ÿค The Owl spent three months in the department and came up with an enormous report, in several volumes, that concluded...
.
.
.
.
“ The Department is overstaffed ...”
.
.
.
.

Guess who the ๐Ÿฏ Tiger fires first?
.
.
.
.
.

Of course, ๐Ÿœ the Ant.........,



"....because she showed lack of motivation and had a negative attitude. "

***********
"The Characters in this fable are fictitious;

Kamis, 10 Maret 2016

Setan Membantu Pemuda ke Mesjid


Seorang pemuda bangun awal pagi untuk shalat subuh di Masjid. Dia berpakaian, berwudhu dan berjalan menuju masjid. Di tengah jalan menuju masjid, pemuda tersebut jatuh dan pakaiannya kotor.

Dia bangkit, membersihkan bajunya, dan pulang kembali ke rumah. Di rumah, dia berganti baju, berwudhu lagi dan berjalan menuju masjid .

Dalam perjalanan kembali ke masjid, dia jatuh lagi di tempat yg sama! Dia, sekali lagi, bangkit, membersihkan dirinya dan kembali ke rumah. Di rumah, dia sekali lagi, berganti baju, berwudhu dan berjalan menuju masjid.

Di tengah jalan menuju masjid , dia bertemu seorang lelaki yang memegang lampu.

Dia menanyakan identitas lelaki tersebut. Lelaki itu menjawab, “Saya melihat anda jatuh 2 kali di perjalanan menuju masjid, jadi saya bawakan lampu untuk menerangi jalan anda..’

Pemuda tersebut mengucapkan terima kasih dan mereka berdua berjalan ke masjid .

Ketika sampai di masjid, si pemuda bertanya kepada lelaki yang membawa lampu, mengapa tidak masuk dan shalat subuh bersamanya?” Lelaki itu menolak. Pemuda itu mengajak lagi hingga berkali kali dan jawabannya tetap sama.

Pemuda bertanya, “Kenapa menolak untuk masuk masjid dan ikut shalat?” .

Lelaki itu menjawab, “Karena aku adalah Iblis.”

Pemuda itu terkejut mendengar jawaban lelaki itu. .

Syaitan kemudian menjelaskan: Saya melihat kamu berjalan ke masjid dan sayalah yang membuat kamu terjatuh. Ketika kamu pulang ke rumah untuk membersihkan badan dan kembali ke masjid, Allah memaafkan semua dosa dosamu.

Saya membuatmu jatuh kali kedua, dan itupun tidak membuatmu berubah pikiran untuk tinggal di rumah, kamu tetap memutuskan kembali masjid. .

Karena itu, Allah memaafkan dosa-dosa seluruh anggota keluargamu.

Saya kuaatir, jika saya membuat kamu jatuh untuk kali ketiga, jangan-jangan Allah akan memaafkan dosa seluruh penduduk kampungmu. Jadi, saya mesti memastikan bahwa kamu sampai di masjid dengan selamat.

Moral kisah ini:

Jangan biarkan Syaitan mendapatkan keuntungan dari setiap aksinya. Jangan melepaskan sebuah niat baik yang hendak kamu lakukan karena kamu tidak pernah tahu ganjaran yang akan kamu dapat dari segala kesulitan yang kamu temui dalam usahamu untuk melaksanakan niat baik tersebut.

Jangan menyerah pada usaha ke-100 meskipun masih gagal. Siapa tahu keberhasilanmu berada pada usaha ke-101. Silahkan share cerita singkat ini kepada semua temanmu.

Like&share

Selasa, 23 Februari 2016

JARENE WONG JOWO DINO IKU ONO PITU

JARENE WONG JOWO DINO IKU ONO PITU

Dino iku ono 7 (pitu): Maksudte PITU ugo bisa kanggo PITUTUR, PITUDUH, PITULUNGAN, PITUNGKAS, monggo sareng2 disimak nggih?

1. SENEN: tegese ojo boSEN marang uNEN² (unen² Wong Jowo seng kang bisa kanggo tuntunan marang kauripan)

2. SELOSO: SElakno NGAMAL MARANG SOPO² (wong ngamal iku ora pilih², ora pandang wonge sopo)

3. REBO: KEREPO SINAU BEN ORA BODHO (mumpung isih urip ditlateni anggone luru ilmu, mergo ngaji iku penting, ojo sing penting ngaji)

4. KEMIS: LUWIH BECIK MINGKEM TINIMBANG LAMIS (ojo podho ngumbar omongan kelawan wong liyo. Luwih² ngrasani tonggo)

5 JUMAT: JUMBUHNO LELAKON KARO KEKAREPAN / NIAT (yen nduwe niat/cita² kudu usaha ikhtiar dungo supoyo kekarepanne biso kaleksanan)

6. SABTU: INSAP -PO MARANG BARANG SENG WES KEWETU (sak bejo bejane wong ngedan, isih luwih bejo wong kang eling kelawan waspodho)

7. MINGGU: MINGGIRO BARANG SENG OLO, LAKONONO BARANG SENG RAHAYU (sing apik ayo podho dilakoni)
******************************************
Itulah hebatx orang jawa, lha wong satu kalimat aja bisa jadi beberapa arti.. Conto , makan iso mangan, madang, dahar DLL.

Smoga manfaat

Kunci Mendapat Ketenangan Hati/batin

Kunci Mendapat Ketenangan Hati/batin


1.Mendekatkan diri kepada-NYA

Salah satu tindakan yang pasti akan membuat batin/hati kita menjadi tenang adalah selalu Mendekatkan diri kepada-NYA,karena DIA-lah pengatur segala kejadian di dunia ini.andaikan hati kita kacau,tentunya ada hal lain yang mendominasi hati kita,andaikan saja hati kita di dominasi oleh ALLAH kita,dijamin hati kita akan tenang.DIJAMIN deh..hehe

2. Jangan tergantung terhadap orang lain

Kunci ketenangan hati yang selanjutnya adalah PD atau percaya diri dan tidak tergantung pada orang lain.cobalah untuk bersikap mandiri dan percaya akan kemampuan yang kita miliki,percayalah pada diri sobat sendiri dan yakin lah bahwa sobat selalu bisa melakukannya sendiri.

3. Positive thinking

Jangan biarkan pikiran sobat berprasangka buruk atau negative thinking,karena ALLAH akan mengabulkan apa yang hambanya rasakan dalam hatinya.dan lagi pula bernegative thinking juga tak ada manfaatnya sedikitpun,cobalah untuk berfikir positif,karena dengan berpikiran positive akan membawa pada suatu yang bermanfaat tentunya

4. Jangan mengingat penyesalan di masa lalu

hidup itu mudah, buatlah dalam suatu perbuatan kita dengan keputusan dan jadikan masa lalu menjadi sebuah pelajaran untuk menjadi yang lebih baik.bukalah lembaran baru hidup sobat dan tataplah bahwa pejalanan hidup selanjutnya akan selalu disertai dengan kesuksesan seperti yang soabt rencanakan.

5. Jangan pernah menyimpan dendam di hati

 dendam itu di ibaratkan sebagai racun dalam hati kita, jika kita terus menyimpan racun di dalam tubuh kita,maka dapat dipastikan tubuh akan hancur,begitu pula dengan dendam,jika kita terus menyimpannya maka alhsil hati kita akan keruh dan tak jernih lagi.maka jauhilah itu..

6. Jauhi sifat terburu-buru

aset dalam kehidupan bukan harta tapi waktu. maka pergunakan waktu dengan baik dan semaksimal mungkin denagn hal-hal yang bermanfaat.dan jauhilah sifat terburu-buru karena terburu-buru adalah sifatnya setan.

7. Jangan khawatir dengan hari esok

ketuklah pintu dan pintu pun akan terbuka, ingatlah ALLAH,ALLAH pun akan ingat pada kita,pikirkan rencana yang akan kita jalani hari ini dengan baik dan jangan terlalu khawatir dengan hari esok yang akan datang.
8.ketenangan bhatin akan di peroleh ketika kita telah melaksanakan kewajiban kita waanwal waanfus

Sabtu, 20 Februari 2016

IBROH


~Ada Ganti Yang Indah Untuk Setiap Yang Kau Tinggalkan Karena Allah.~

Syaikh Muhammad bin Muhammad Al-Mukhtar As-Syinqity mengisahkan, "Dahulu ada seorang penuntut ilmu yang memiliki wajah yang sangat tampan. Banyak wanita yang tergila-gila padanya.
Pemuda itu tinggal sendiri. Hingga disuatu malam yang sangat dingin, tiba-tiba masuklah seorang gadis cantik yang tak lain adalah anak tetangganya.
Dengan wajah memelas ia mengatakan kalau ayahnya tidak membukakan pintu untuknya, sehingga ia terpaksa masuk menemui pemuda tersebut.
Melihat kondisi sang gadis, pemuda tadi seolah tak punya pulihan lain kecuali mengizinkannya masuk.
Lampu untuk murajaah (mengulang pelajaran) baru saja dinyalakan. Tiba-tiba syaitan membisikinya untuk melakukan zina dengan wanita tersebut, syahwatnya seolah tak terbendung lagi.
Tahukah anda apa yang dilakukan pemuda tadi.?
Dia meletakkan jari telunjuknya tepat diatas nyala lampu, sambil menangis ia berkata, "Wahai diriku, apakah engkau sanggup menahan panasnya api neraka..? Sambil menangis ia terus mengulang-ngulang kalimat tersebut. Melihat peristiwa itu, sang gadis ikut menangis dan bergegas lari menemui ayahnya. Dia menceritakan apa yang dilihatnya kepada sang ayah. Ayahnya lalu bersumpah bahwa tidak ada yang boleh menikahi anak gadisnya kecuali pemuda tersebut."
Akhirnya pemuda itu dinikahkan dengan sang gadis, padahal ia hanya seorang penuntut ilmu yang fakir lagi anak perantauan.
Begitulah..
Dia meninggalkan hal yang diharamkan Allah, lalu Allah pun menggantinya dengan apa yang dihalalkan-Nya"

Catatan:

Seorang penyair berkata:

ูˆุฅุฐุง ุฎู„ูˆุช ุจุฑูŠุจุฉ ููŠ ุธู„ู…ุฉ ูˆุงู„ู†ูุณ ุฏุงุนูŠุฉ ุฅู„ู‰ ุงู„ุทุบูŠุงู†
ูุงุณุชุญูŠ ู…ู† ู†ุธุฑ ุงู„ุฅู„ู‡ ูˆู‚ู„ ู„ู‡ุง ุฅู† ุงู„ุฐูŠ ุฎู„ู‚ ุงู„ุธู„ุงู… ูŠุฑุงู†ูŠ

Jika engkau menyendiri dalam kegelapan, sedangkan hawa nafsu mengajak pada pada kedurhakaan.

Maka malulah dengan penglihatan Tuhan dan katakan pada jiwa, sesungguhnya Pencipta kegelapan melihat aku.

_____________

Senin, 15 Februari 2016

BELAJAR MENERIMA REALITA HIDUP



Mengapa kita KECEWA?
Mengapa hati SEDIH, MARAH, BENCI dan DENDAM?
Karena kita tidak bisa Menerima sesuatu yang terjadi pada kita.

Sebuah TEGURAN ringan ..sudah akan sangat MENYINGGUNG perasaan..kalau kita tidak bisa menerima.

Namun sebuah MAKIAN dan CACIAN PEDAS sekalipun..tidak berasa menyakitkan Kalau hati menerima.

BERPIKIRLAH bagaimana MEMAHAMI orang lain..bukan bagaimana MENUNTUT orang lain memahami kita.

Berpikir APA yang dapat kita PERSEMBAHKAN,bukan apa yang dapat orang persembahkan pada kita.

Bukan berpikir mengapa aku HARUS MEMBANTU ..tetapi mengapa aku tidak membantu.

Bukan mengapa aku TIDAK DIHARGAI..tetapi mengapa aku tidak pernah menghargai.

Bukan berapa banyak yang KUTERIMA..tetapi berapa banyak yang kuberi.

Bukan berapa banyak yang KUMILIKI ..tetapi berapa banyak yang kusyukuri.

MASALAH BESAR apa pun..akan menjadi KECIL dan RINGAN jika hati MAU MENERIMA,sebaliknya MASALAH SEKECIL apapun..akan menjadi besar dan menakutkan kalau HATI MENOLAK.

KESULITAN hidup bukan masalah..bagi orang yang berani dan tulus menerimanya,namun akan menjadi masalah ..bagi mereka yang hatinya terus MEMBERONTAK,melawan untuk menolak karena tak mau menerimanya..BELAJARLAH menerima realita hidup.

KEBERANIAN dan KETULUSAN menerima..membuat hati menjadi TENANG, CERIA dan GEMBIRA.

Senin, 25 Januari 2016

MASA DEPAN YANG SESUNGGUHNYA



Syaikh Ali Mustafa Thantawi -rahimahullah- mengatakan:
“Aku pernah duduk di bangku sekolah dasar demi masa depan. Kemudian aku belajar di jenjang SMP juga demi masa depan.
Setelah itu mereka mengatakan “lanjutkan lagi ke jenjang SMA demi masa depan”.
Setelah lulus SMA mereka mengatakan, “demi masa depan lanjutkan lagi hingga jenjang sarjana”.
Setelah meraih gelar sarjana mereka mengatakan: Carilah pekerjaan demi masa depan.
Setelah aku bekerja mereka mengatakan:
Menikahlah demi masa depan.
Setelah menikah mereka mengatakan: Segeralah punya momongan demi masa depan.
Dan saat ini, ketika aku menulis kata-kata ini umurku telah mencapai 77 tahun, dan aku masih menunggu masa depan itu.
Masa depan adalah titik merah yang takkan pernah kita capai. Karena bila kita mencapainya, masa itu berubah menjadi masa kini, lalu kita akan menghadapi masa depan berikutnya dan begitu seterusnya.
Masa depan yang sesungguhnya adalah: Ketika engkau membuat Allah ridha kepadamu, lalu engkau selamat dari neraka-Nya serta meraih surga-Nya.

Sumber: multaqoahlulhadits
__________________
Madinah 25-07-1436 H
Penerjemah: ACT El-Gharantaly

Senin, 30 November 2015

MENEMANI MAYAT SELAMA 40 HARI


Alkisah seorang Konglomerat yang sangat kaya raya menulis surat wasiat: "Barang siapa yang mau menemaniku selama 40 hari di dalam kubur setelah aku mati nanti, akan aku beri warisan separuh dari harta peninggalanku."
Lalu ditanyakanlah hal itu kepada anak-anaknya apakah mereka sanggup menjaganya di dalam kubur nanti.
Tapi anak-anaknya menjawab, "Mana mungkin kami sanggup menjaga ayah, karena pada saat itu ayah sudah menjadi mayat."
Keesokan harinya, dipanggillah semua adik-adiknya. Dan beliau kembali bertanya, “Adik-adikku, sanggupkah diantara kalian menemaniku di dalam kubur selama 40 hari setelah aku mati nanti? Aku akan memberi setengah dari hartaku!"
Adik-adiknya pun menjawab, “Apakah engkau sudah gila? Mana mungkin ada orang yang sanggup bersama mayat selama itu di dalam tanah.”
Lalu dengan sedih Konglomerat tadi memanggil ajudannya, untuk mengumumkan penawaran istimewanya itu ke se antero negeri.
Akhirnya, sampai jugalah pada hari di mana Konglomerat tersebut kembali ke Rahmatullah. Kuburnya dihias megah laksana sebuah peristirahatan termewah dengan semua perlengkapannya.
Pada waktu yang hampir bersamaan, seorang Tukang Kayu yang sangat miskin mendengar pengumuman wasiat tersebut. Lalu Tukang Kayu tersebut dengan tergesa-gesa segera datang ke rumah Konglomerat tersebut untuk memberitahukan kepada ahli waris akan kesanggupannya.
Keesokan harinya dikebumikanlah jenazah Sang Konglomerat. Si Tukang Kayu pun ikut turun ke dalam liang lahat sambil membawa Kapaknya. Yang paling berharga dimiliki si Tukang Kayu hanya Kapak, untuk bekerja mencari nafkah.
Setelah tujuh langkah para pengantar jenazah meninggalkan area pemakaman, datanglah Malaikat Mungkar dan Nakir ke dalam kubur tersebut.
Si Tukang kayu menyadari siapa yang datang, ia segera agak menjauh dari mayat Konglomerat. Di benaknya, sudah tiba saatnya lah si Konglomerat akan diinterogasi oleh Malaikat Mungkar dan Nakir.
Tapi yang terjadi malah sebaliknya, Malaikat Mungkar-Nakir malah menuju ke arahnya dan bertanya, "Apa yang kau lakukan di sini?"
Aku menemani mayat ini selama 40 hari untuk mendapatkan setengah dari harta warisannya", jawab si Tukang kayu.
Apa saja harta yang kau miliki?", tanya Mungkar-Nakir.
"Hartaku cuma Kapak ini saja, untuk mencari rezeki", jawab si Tukang Kayu.
Kemudian Mungkar-Nakir bertanya lagi, "Dari mana kau dapatkan Kapakmu ini?"
"Aku membelinya", balas si Tukang Kayu.
Lalu pergilah Mungkar dan Nakir dari dalam kubur tersebut.
Besok di hari kedua, mereka datang lagi dan bertanya, "Apa saja yang kau lakukan dengan Kapakmu?"
"Aku menebang pohon untuk dijadikan kayu bakar, lalu aku jual ke pasar", jawab tukang kayu.
Di hari ketiga ditanya lagi, "Pohon siapa yang kau tebang dengan Kapakmu ini?"
"Pohon itu tumbuh di hutan belantara, jadi ngak ada yang punya", jawab si Tukang Kayu.
"Apa kau yakin?", lanjut Malaikat.
Kemudian mereka menghilang.
Datang lagi di hari ke empat, bertanya lagi "Adakah kau potong pohon-pohon tersebut dengan Kapak ini sesuai ukurannya dan beratnya yang sama untuk dijual?"
"Aku potong dikira-kira saja, mana mungkin ukurannya bisa sama rata", tegas tukang kayu.
Begitu terus yang dilakukan Malaikat Mungkar Nakir, datang dan pergi sampai tak terasa sekarang 39 hari sudah. Dan yang ditanyakan masih berkisar dengan Kapak tersebut.
Di hari terakhir yang ke 40, datanglah Mungkar dan Nakir sekali lagi bertemu dengan Tukang kayu tersebut. Berkata Mungkar dan Nakir, "Hari ini kami akan kembali bertanya soal Kapakmu ini".
Belum sempat Mungkar-Nakir melanjutkan pertanyaannya, si Tukang kayu tersebut segera melarikan diri ke atas dan membuka pintu kubur tersebut. Ternyata di luar sudah banyak orang yang menantikan kehadirannya untuk keluar dari kubur tersebut.
Si Tukang Kayu dengan tergesa-gesa keluar dan lari meninggalkan mereka sambil berteriak, "Kalian ambil saja semua bagian harta warisan ini, karena aku sudah tidak menginginkannya lagi."
Sesampai di rumah, si Tukang Kayu berkata kepada istrinya, "Aku sudah tidak menginginkan separuh harta warisan dari mayat itu. Di dunia ini harta yang kumiliki padahal cuma satu Kapak ini, tapi Malaikat Mungkar-Nakir selama 40 hari yang mereka tanyakan dan persoalkan masih saja di seputar Kapak ini. Bagaimana jadinya kalau hartaku begitu banyak? Entah berapa lama dan bagaimana aku menjawabnya."
Dari Ibnu Mas’ud RA dari Nabi Muhammad SAW bahwa beliau bersabda, "Tidak akan bergerak tapak kaki anak Adam pada hari kiamat, hingga ia ditanya tentang 5 perkara, yaitu umurnya untuk apa dihabiskannya, masa mudanya kemana dipergunakannya, hartanya darimana ia memperolehnya dan kemana dibelanjakannya, ilmunya sejauh mana diamalkan?" (HR. Turmudzi)

Jumat, 06 Januari 2012

Kesabaran ....

Seorang anak mengeluh pada ayahnya, “Aku capek, sangat capek. Aku belajar mati matian sedang temanku dengan enaknya menyontek. Aku mau menyontek saja!
Aku capek karena aku harus terus membantu ibu, sedang temanku punya pembantu.

Aku capek karena aku harus menabung, sedang temanku bisa terus jajan tanpa harus menabung.
Aku capek karena harus menjaga lidahku, sedang temanku enak saja berbicara sampai aku sakit hati.
Aku capek ayah, aku capek menahan diri… Mereka terlihat senang, aku ingin bersikap seperti mereka, ayah!” sang anak mulai menangis.

Sang ayah hanya tersenyum dan mengelus kepala anaknya, ”Anakku, ayo ikut ayah”.

Mereka menyusuri jalan yang jelek, banyak duri, serangga, lumpur, dan ilalang.

”Ayah, mau kemana kita? Aku tidak suka jalan ini. Lihat sepatuku jadi kotor, kakiku luka karena tertusuk duri. Badanku dikelilingi oleh serangga, berjalanpun susah karena banyak ilalang… aku benci jalan ini ayah,” anaknya terus mengeluh.

Akhirnya mereka sampai di sebuah telaga yang sangat indah, airnya sangat segar, ada banyak kupu kupu, bunga bunga yg cantik, dan pepohonan rindang.

“Wah… tempat apa ini ayah? Aku suka tempat ini!”

“Kemarilah anakku, ayo duduk di samping ayah”.

”Anakku, tahukah kau mengapa di sini begitu sepi padahal amat indah?”

”Itu karena orang tidak mau menyusuri jalan yang jelek, padahal mreka tahu ada telaga di sini. Mereka hanya kurang sabar dalam menyusuri jalan ini.

”Anakku, butuh kesabaran dalam belajar, butuh kesabaran dalam bersikap baik, butuh kesabaran dalam kejujuran, butuh kesabaran dalam setiap kebaikan agar kita mendapat kemenangan.”

Hidup adalah perjuangan untuk mengendalikan dan mengalahkan diri. Jalanilah hidup penuh kesabaran.
Adopt the pace of nature: her secret is patience. - Ralph Waldo Emerson

All fruits do not ripen in one season. - Laurie Junot

All things come to him who waits - provided he knows what he is waiting for. - Woodrow T. Wilson

Everything comes gradually and at its appointed hour. - Ovid

Have patience with all things, but chiefly have patience with yourself. - St Francis de Sales

He that can have patience can have what he will. - Benjamin Franklin

If I have ever made any valuable discoveries, it has been owing more to patient attention, than to any other talent. - Isaac Newton

If we could have a little patience, we should escape much mortification; time takes away as much as it gives. - Marquise de Sรฉvignรฉ

Impatience never commanded success. - Edwin H. Chapin

Infinite patience brings immediate results. - Dr Wayne Dyer

One cannot reap immediately where one has sown. - Soren Kierkegaard

One moment of patience may ward off great disaster. One moment of impatience may ruin a whole life. - Chinese Proverb

Our patience will achieve more than our force. - Edmund Burke

Patience and fortitude conquer all things. - Ralph Waldo Emerson

Patience and perseverance are necessary in autosuggestion, as well as in everything else. - Emile Couรฉ

Patience and perseverance have a magical effect before which difficulties disappear and obstacles vanish. - John Quincy Adams

Patience can't be acquired overnight. It is just like building up a muscle. Every day you need to work on it. - Eknath Easwaran

Patience is not passive; on the contrary, it is active; it is concentrated strength. - Edward G Bulwer-Lytton

Patience is power; with time and patience the mulberry leaf becomes silk. - Chinese Proverb

Patience is the ability to idle your motor when you feel like stripping your gears. - Barbara Johnson

Patience is the art of caring slowly. - John Ciardi

Patience is the key to contentment. - Mohammed

Patience is waiting. Not passively waiting. That is laziness. But to keep going when the going is hard and slow - that is patience. - Unknown

Patience with others is Love, Patience with self is Hope, Patience with God is Faith. - Adel Bestavros

Patience, persistence and perspiration make an unbeatable combination for success. - Napolean Hill

The greatest power is often simple patience. - E. Joseph Cossman

The key to everything is patience. You get the chicken by hatching the egg, not by smashing it. - Arnold H. Glasgow

The secret of patience is doing something else in the meanwhile. - Unknown

The world would be a better place if everyone showed as much patience as they do when they are waiting for the fish to bite. - Unknown

To lose patience is to lose the battle. - Mahatma Gandhi

Use disappointments as material for patience. - Unknown

Who ever is out of patience is out of possession of their soul. - Francis Bacon

You can learn many things from children. How much patience you have, for instance. - Franklin P. Jones

The limit of patience is dead
 
 PATIENCE Tag Cloud by http://www.wordle.net/