Rabu, 16 Maret 2016

MOTIVASI Siswa Bodoh

Suatu hari seusai pelajaran guru bhs arab, memanggil murid yang dianggap bodoh itu setelah seluruh teman2 nya pulang, ia berkata sambil memberikan secarik kertas :
" hafalkan baik2 bait2 syair yang ada di kertas ini ... harus hafal betul dan ingat jangan engkau beritahukan kepada teman2 mu ... siapapun !".
.
Murid itu mengangguk patuh.
Seminggu kemudian , guru menyampaikan pelajaran baru dikelas itu, ia menulis syair di papan tulis... menerangkannya dan membacakannya berulang2 , setelah itu ia berkata ;
" Nah sekarang siapa yang hafal bait2 syair ini ?? " tanyanya sambil perlahan ia menghapus tulisan syair itu di papan tulis ... tak seorang muridpun mengangkat tangan ... kecuali murid yang dikenal bodoh oleh teman2 nya itu (teman2 nya begitu meremehkan, sehingga sering mengolok2 dan mentertawakan), perlahan malu2 ia berdiri dan menghafalkan bait2 syair itu ... hafalan yang lancar sekali ... teman2 nya yang biasa mengolok2 dan mentertawakan, semua terkejut dan terdiam ...
Guru itu memujinya dan menyuruh teman2 nya untuk bertepuk tangan menghormatinya ...
.
Demikianlah .... berulang kali guru bahasa arab ini memberikan kertas hafalan2 kepada si murid bodoh itu ... tertawaan dan cemoohan teman2nya kini berubah menjadi kekaguman padanya.
.
Hal ini mendorong perubahan besar pada jiwa si murid itu . Ia mulai percaya diri dan meyakini bahwa dia tidak lah bodoh ... ia merasa mampu untuk bersaing dengan teman2 sekelasnya .. perubahan ini mendorongnya untuk semangat dan bersungguh2 belajar di semua mata pelajaran.
.
Ketika ujian akhir tiba ... murid ini berhasil lulus untuk setiap mata pelajaran ... dengan nilai yang sangat memuaskan ... si murid bodoh itu kini sedang mengejar gelar doktor di sebuah universitas ternama di kotanya.
.
Kisah ini dia tulis di sebuah koran sebagai pujian untuk gurunya... sebagai doa agar gurunya itu beroleh pahala dari ALLAH dan kebaikan karena jasa2 nya ....
Saudaraku ... manusia yang berinteraksi dengan kita ada 2 jenisnya :
.
PERTAMA, jenis manusia yang membuka jalan kebaikan dan menutup jalan keburukan... manusia jenis ini akan selalu memberi kita harapan, optimisme, menolong, melapangkan dst dst ....
.
KEDUA, jenis manusia yang membuka jalan keburukan dan menutup jalan kebaikan...
manusia jenis ini akan selalu memutus harapan dan cita2 dari kita... ia selalu menebar duri dan kerikil di jalan yang akan kita lalui... pesimisme... putus asa... dst, dst...
.
Semoga kita mampu mengambil hikmahnya, nafa'ani wa iyyakum..

Sumber :
Ustadz Kholid Syamhudi hafidzahullah, 25 Nov. 2016.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

kasih koment dooonk kritik saran hinaan sanjungan terserah daah....